PERDAGANGAN ACFTA: Perjanjian tak akan dinegosiasi ulang

 
Febriany Dian Aritya Putri | 12 April 2012 17:10 WIB

 

JAKARTA: Perjanjian kerja sama perdagangan bebas Asean-China (ACFTA) tidak akan dinegosiasi ulang.
 
Dubes China untuk Indonesia Liu Jianchao mengatakan ACFTA sukses meningkatkan perdagangan dan investasi negara-negara Asean dan China.
 
Dia menuturkan sampai saat ini belum ada usulan dari pihak manapun untuk menegosiasi ulang perjanjian kerja sama itu.
 
“ACFTA mempunyai masa depan yang bagus. Neraca perdagangan Indonesia dan China pada dasarnya seimbang, kita memiliki data statistik yang berbeda. Kami juga memperhatikan struktur, dimana yang bisa dilakukan adalah memperbaiki struktur dan kualitas dalam ACFTA,” katanya siang ini.
 
Liu meyakini implementasi ACFTA membantu China dan negara-negara Asean dalam hal perdagangan.
 
“Saya percaya perjanjian itu sangat membantu perdagangan China dan Asean, serta membawa keuntungan bagi masyarakat,” jelasnya.
 
Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo mengatakan ACFTA memang tidak akan dinegosiasi ulang.
 
Menurutnya, ada kekeliruan persepsi antara negosiasi ulang dengan penyeimbangan neraca perdagangan antara China dan Asean.
 
“Yang akan dilakukan bukan renegosiasi, tetapi rebalancing perdagangan. Itu hal yang berbeda. ACFTA tidak akan direnegosiasi.” jelasnya.
 
Dia memaparkan pembahasan terkait penyeimbangan perdagangan itu akan dilakukan mulai pertengahan tahun ini, antara Indonesia-China dan juga Asean-China.
 
Iman menjelaskan strategi penyeimbangan perdagangan bisa melalui sejumlah cara diantaranya adalah mewajibkan China membeli barang tertentu dari Indonesia atau Asean, lalu kerja sama promosi, dan juga capacity building di sejumlah sektor. (sut) 
 

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top