BELANJA INFRASTRUKTUR: ADB rekomendasikan 5% dari PDB

JAKARTA: Bank Pembangunan Asia (ADB) merekomendasikan besaran infrastruktur minimal 5% dari PDB untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.Jon D. Lindborg, Country Director ADB di Indonesia, mengatakan besaran infrastruktur untuk negara berkembang
News Editor | 11 April 2012 20:28 WIB

JAKARTA: Bank Pembangunan Asia (ADB) merekomendasikan besaran infrastruktur minimal 5% dari PDB untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.Jon D. Lindborg, Country Director ADB di Indonesia, mengatakan besaran infrastruktur untuk negara berkembang sebesar 5% dari PDB. Namun, untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain dan mengundang investasi dibutuhkan 10% belanja infrastruktur."Indonesia masih kurang dalam belanja infrastruktur. Thailand dan Vietnam itu contoh yang bagus. Kalau Filipina hampir sama dengan Indonesia," katanya dalam paparan Asian Development Outlook 2012: Confronting Rising Inequality in Asia, Rabu, 11 April 2012.Menurut Lindborg, Vietnam menghabiskan 10% PDB-nya untuk infrastruktur. Hal serupa juga dilakukan Malaysia dan China yang konsisten mengalokasikan belanja pemerintahnya untuk membangun infrastruktur."Memang bukan hanya anggaran pemerintah, tapi juga peran serta swasta, misalnya dalam skema kerjasama pemerintah-swasta (PPP)," ujarnya.Untuk dapat menarik investasi swasta di sektor infrastruktur ini, kata Lindborg, pemerintah Indonesia perlu terus meningkatkan iklim investasi yang kondusif. (tw) 

Sumber : Ana Noviani

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top