MAKRO EKONOMI: Investasi langsung dari Eropa sulit diharapkan

JAKARTA: Ekonom menilai Indonesia tidak bisa berharap banyak dengan peningkatan aliran investasi langsung dari negara Eropa, termasuk Inggris.Demikian diungkapkan Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung menanggapi kunjungan Perdana Menteri Inggris
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 April 2012  |  13:12 WIB

JAKARTA: Ekonom menilai Indonesia tidak bisa berharap banyak dengan peningkatan aliran investasi langsung dari negara Eropa, termasuk Inggris.Demikian diungkapkan Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung menanggapi kunjungan Perdana Menteri Inggris ke Indonesia, pekan ini."Mereka masih punya masalah sendiri, jadi kita jangan terlalu berharap banyak kepada Eropa," ujar Chairul usai seminar Perkembangan Ekonomi dan Politik Indonesia di Jakarta, Rabu 11 April 2012.Menurut Chairul, negara di kawasan Eropa tentu akan menyelesaikan persoalan krisis internal di negaranya, sebelum mengembangkan investasi di luar negeri."Lebih baik berharap kepada negara lain yang relatif pertumbuhannya masih tinggi," katanya.Chairul optimis investasi langsung akan mengalir deras dari sejumlah negara berkembang di Asia, salah satunya China, Korea, dan Hong Kong.Bahkan, menurut dia, negara-negara Asia menganggap Indonesia tengah berada pada posisi paling atas sebagai negara potensial investasi."Kita percaya di luar negara Eropa dan Amerika, banyak yang berminat berinvestasi di Indonesia. Bahkan Korea menganggap kita partner utama," ujarpnya. (ra)

 

BACA JUGA

Preferensi harga pengadaan barang & jasa belum maksimal

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lavinda

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top