DAHLAN ISKAN minta terminal Kalibaru segera dibangun

 JAKARTA: Kementerian BUMN berharap PT Pelindo II segera memulai pembangunan fisik terminal peti kemas Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Priok, menyusul telah keluarnya Keppres. "Keppres terkait pembangunan Pelabuhan Kalibaru sudah keluar dan
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 04 April 2012  |  19:39 WIB

 JAKARTA: Kementerian BUMN berharap PT Pelindo II segera memulai pembangunan fisik terminal peti kemas Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Priok, menyusul telah keluarnya Keppres. "Keppres terkait pembangunan Pelabuhan Kalibaru sudah keluar dan sudah ditandatangani oleh Presiden kemarin [Selasa]. Jadi pembangunan bisa segera dilakukan oleh Pelindo II," ujar Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Rabu, 4 April 2012. Dia juga mengatakan sambil menunggu keluarnya Keppres, BUMN pelabuhan itu telah mengadakan prakualifikasi tender kepada tujuh kontraktor, baik BUMN dan swasta, untuk mengerjakan pembangunan proyek itu. Dari tujuh kontraktor yang yang ikut, ada tiga kontraktor yang lolos untuk tahap seleksi selanjutnya, yakni PT Wijaya Karya Tbk, PT PP Tbk, dan PT Waskita Karya Tbk. "Untuk proses awal yakni prakualifikasi sudah selesai, ada tiga kontraktor BUMN yang lolos dan akan mengikuti tender selanjutnya," jelasnya. Berdasarkan catatan Bisnis, dana investasi terminal Kalibaru itu diperkirakan senilai Rp17 triliun. Dalam desain yang diajukan PT Pelindo II kepada Kemenhub, terminal peti kemas Kalibaru itu akan dibangun pada areal seluas 246 ha dan memiliki kapasitas 4,5 juta TEUs per tahun. Selain itu, Pelindo II akan memperluas alur pelayaran dari dan ke pelabuhan yang sekarang baru sekitar 150 meter dan bisa dilalui satu kapal menjadi 300 meter sehingga bisa dilalui dua kapal sekaligus.Dirut Pelindo II RJ Lino mengatakan terminal peti kemas Kalibaru yang didesain perseroannya memiliki kemampuan untuk menerima kapal generasi terbaru berkapasitas 18.000 TEUs. (gia/tw) 

 

BACA JUGA:

BISNIS TELEKOMUNIKASI: TELKOM pasang ratusan ribu titik jaringan Internet nirkabel

IPO BANK DKI terkendala Perda

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top