NORMALISASI SUNGAI: PU anggarkan Rp600 miliar untuk tiga proyek

 
Linda Tangdialla | 04 April 2012 20:35 WIB

 

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran senilai Rp600 miliar untuk kegiatan normalisasi tiga sungai besar di Jakarta tahun ini. Ketiga sungai itu yakni sungai Pesanggrahan, Angke, dan Sunter. 
 
Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mohammad Hasan mengatakan rincian alokasi anggarannya yakni Rp200 miliar di masing-masing sungai tersebut.
 
Dia mengatakan total anggaran itu akan digunakan untuk menormalisasi ketiga sungai hingga 2014. Untuk tahun ini, katanya, proses normalisasi masih terhambat masalah pembebasan tanah yang masih lamban.
 
“Pekerjaannya akan dibagi dalam tujuh paket, jadi nanti akan ada tujuh kontraktor yang menggarap proyek normalisasi ini,” ujarnya hari ini.
 
Menurut dia, dengan normalisasi ketiga sungai besar di Jakarta itu, hingga akhir tahun diharapkan potensi banjir di beberapa wilayah di Jakarta bisa ditekan. Namun, katanya, secara umum potensi banjir di Jakarta baru bisa terkurangi secara signifikan pada 2014 mendatang.
 
Hasan menjelaskan kegiatan normalisasi itu menggunakan dana murni APBN, karena berdasarkan rencana kerja PU dan pemda DKI, bagian hulu pengendalian banjir akan menggunakan dana APBN, sedangkan bagian hilir menggunakan dana pinjaman luarnegeri untuk program proyek pengerukan darurat Jakarta.
 
“Kegiatan pengerukan ini juga bekerjasama dengan Pemda DKI, jadi dari 13 sungai yang ada kewenangan pengerukannya dibagi antara PU dan Pemda DKI,” tambahnya. 
 
Kepala Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane Imam Santoso menjelaskan kegiatan normalisasi yang akan dilakukan PU yakni untuk sungai Pesanggrahan sepanjang 26,74 kilometer dari total panjang sungai 66,7 kilometer.
 
Khusus untuk tahun ini, normalisasi akan dilaksanakan sepanjang 7,75 kilometer yang masuk dalam paket satu, sedangkan tahun depan sepanjang 7,730 kilometer dan 2014 sepanjang 11,260 kilometer. 
 
Di sungai Angke, katanya, panjang sungai yang akan dinormalisasi mencapai 20 kilometer dari total panjang sungai 101 kilometer. Pekerjaan dibagi dalam dua paket yaitu paket satu 11,45 kilometer, paket dua 8,575 kilometer. 
 
“Namun untuk tahun ini yang bisa kita kerjakan sekitar enam kilometer saja, karena lahannya belum terbebaskan semuanya,” ujarnya.
 
Sementara itu, untuk sungai Sunter yang akan dinormalisasi sepanjang 18,75 kilometer dari total panjang 37 kilometer. Paketnya juga dibagi dalam dua bagian yakni paket satu sepanjang 12,45 kilometer, dan paket dua 6,30 kilometer. 
 
Imam mengatakan dengan program pengerukan tiga sungai besar itu, diperkirakan titik rawan banjir di Jakarta bisa berkurang hingga akhir 2012. Diperkirakan akan ada sekitar 10 wilayah-wilayah yang dilewati aliran sungai tersebut intensitas banjirnya bisa berkurang. (sut)

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top