LOAD FACTOR: Penumpang Batavia Semarang-Singapura naik

SEMARANG: Tingkat keterisian penumpang Batavia Air rute Semarang-Singapura selama Januari-Maret 2012 mengalami kenaikan 20% atau menjadi 80% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya sebesar 60%.Distrik Manager Batavia Air Semarang, Agnes Cahyani,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 April 2012  |  18:13 WIB

SEMARANG: Tingkat keterisian penumpang Batavia Air rute Semarang-Singapura selama Januari-Maret 2012 mengalami kenaikan 20% atau menjadi 80% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya sebesar 60%.Distrik Manager Batavia Air Semarang, Agnes Cahyani, mengatakan sebagian besar penumpang yang terbang dari Semarang ke Singapura untuk melakukan aktivitas pendidikan, pengobatan, bisnis, serta transit umrah.“Permintaan penumpang menuju Singapura belakangan ini semakin banyak, karena itu tahun ini kami berencana menambah penerbangan rute Semarang-Singapura maupun sebaliknya,” katanya kemarin.Setidaknya, lanjut dia, Batavia akan menambah satu kali frekuensi penerbangan untuk rute Semarang–Singapura pada 2012 jika permintaan rute tersebut terus mengalami peningkatan. Kondisi serupa juga akan dilakukan untuk rute Semarang-Jakarta atau Jakarta-Semarang yang akan ditambah frekuensinya, namun saat ini masih menunggu kebijakan kantor pusat.Menurut dia peningkatan load factor tersebut selain lebih disebabkan kondisi perkonomian Jateng yang semakin baik, juga banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jateng  yang bekerja di Singapura.Batavia Air sendiri saat ini menggunakan pesawat Airbus untuk rute Semarang–Singapura dengan kapasitas penumpang sebesar 180 orang dan frekuensi penerbangan sebanyak empat kali dalam seminggu, dan untuk rute Semarang–Jakarta menggunakan pesawat Boeing 737-400, dengan kapasitas 168 orang, yang terbang satu kali sehari.Terkait dengan harga tiket, awal bulan ini sedikit mengalami kenaikan sekitar Rp50.000, yakni dari tarif termurah per Maret senilai Rp1.087.000, menjadi Rp1.087.000 lantaran  kenaikan harga bahan bakar avtur. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Endot Brilliantono & Puput Ady Sukarno

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top