HOTEL BARU: Wira Jatim bangun 3 hotel & CBD Rp210 miliar

SURABAYA: PT Panca Wira Usaha atau Wira Jatim Group, BUMD milik Pemprov Jatim, akan membangun 3 unit hotel di Surabaya serta satu kawasan bisnis terintegrasi di Kabupaten Ponorogo dengan investasi Rp210 miliar.Direktur Utama Wira Jatim Group Arif Afandi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 April 2012  |  14:27 WIB

SURABAYA: PT Panca Wira Usaha atau Wira Jatim Group, BUMD milik Pemprov Jatim, akan membangun 3 unit hotel di Surabaya serta satu kawasan bisnis terintegrasi di Kabupaten Ponorogo dengan investasi Rp210 miliar.Direktur Utama Wira Jatim Group Arif Afandi menerangkan pihaknya memang tengah melakukan sejumlah ekspansi usaha skala menengah dan besar.“Pasca realisasi usaha sektor tepung tapioka di Tuban dengan membangun pabrik pengolahan serta pengembangan lahan senilai Rp50 miliar, kini Wira Jatim akan melakukan ekspansi sektor usaha MICE [Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition] dengan mendirikan beberapa hotel dan pusat perbelanjaan,” kata Arif ketika dihubungi Bisnis, Senin, 2 April 2012.Nilai total investasi, kata Arif untuk pembangunan tiga unit hotel di Kota Surabaya  dan satu kawasan bisnis terpadu [hotel dan mal] di Kabupaten Ponorogo ditaksir mencapai sekitar Rp210 miliar.“Rencananya akan dibangun tiga unit hotel di Kota Surabaya, satu unit di bekas kantor lama di kawasan bisnis Tunjungan dengan nama Hotel Bekizaar bernilai investasi Rp35 miliar. Satunya lagi masih di wilayah sekitar Tunjungan dan satu lagi di Ahmad Yani dengan nilai investasi Rp40 miliar.”Khusus untuk Hotel Bekizaar, lanjut dia, telah mendapat suntikan dana dari Bank Danamon sebesar Rp17 miliar dari total investasi Rp35 miliar.”Satu unit hotel lainnya ada di Tunjungan dan A. Yani kini sedang dalam proses perijinan,  manajemen yakini prospek usaha sektor MICE akan berkembang pesat di Surabaya. Khusus hotel yang dibiayai bank Danamon, kini sedang tahap konstruksi, Agustus 2012 akan beroperasi sebagian. Pada Oktober 2012, akan beroperasi penuh,” tegasnya.Bangun CBDArif menegaskan pihaknya juga tengah melakukan persiapan pembangunan proyek central business district (CBD) atau kawasan pusat bisnis terpadu di Kota Ponorogo dengan nama Ponorogo City Center (PCC).”Proyek CBD ini terdiri atas hotel, pusat perbelanjaan dan perkantoran dengan nilai investasi sekitar Rp150 miliar. InsyaAllah dalam jangka waktu tidak lama akan segera memasuki tahap konstruksi. Proses pembiayaan kini tengah penjajakan dengan perbankan nasional,” ungkapnya.Potensi Ponorogo sebagai daerah wisata dan perniagaan sangat besar, mengingat kota tersebut sejak dulu sudah diketahui sebagai daerah perdagangan.”Apalagi tengah ada proyek pengembangan energi berbasis geothermal dengan nilai miliaran. Proyek PLTPB [Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi] ini saat ini telah selesai ditender tinggal dilaksanakan proses kontruksinya. Artinya wilayah ini akan berpotensi besar dan pesat berkembang." (k21/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yuristiarso Hidayat

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top