Irigasi 500.000 ha digenjot untuk surplus beras 2012

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun jaringan irigasi baru seluas 500.000 ha hingga 2014 untuk mendukung swasembada surplus 10 juta ton beras pada 2015.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Desember 2011  |  15:56 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun jaringan irigasi baru seluas 500.000 ha hingga 2014 untuk mendukung swasembada surplus 10 juta ton beras pada 2015.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan untuk memenuhi kebutuhan cadangan surplus 10 juta ton beras bukan hanya tanggung jawab Kementan tetapi juga semua instansi terkait termasuk Kementerian PU dan pemda.

Djoko mengatakan dengan adanya dukungan irigasi serta infrastruktur lain yang akan mengairi persawasah, Kementerian Pertanian dapat mencetak seluas 100.000 ha sawah.

“Kementerian PU yang akan membangun dan memperbaiki sarana infrastruktur seperti irigasi, embuk, dan bendungan untuk pengairan. Kementerian Pertanian dan Pemda yang akan mencetak sawahnya,” ujar Djoko.

Selain itu, Kementerian PU juga akan melakukan rehabilitasi irigasi sekitar 500.000 ha per tahun sejak 2010 yang mengairi 1,2 juta ha lahan.  

“Saban tahun, masih ada 500.000 ha yang rusak dari 6,7 juta hektar. Dan ini selalu kita rehabilitasi selain membangun jaringan yang baru,” tuturnya. Menurutnya, lahan yang masih potensial terdapat di beberapa lokasi diantaranya NAD, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

Terkait anggaran yang dibutuhkan, menurut Djoko hal tersebut sangat tergantung dengan keputusan pemerintah sehingga dirinya tidak dapat menyebutkan secara pasti besaran anggaran yang dibutuhkan. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Dewi Andriani

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top