Bali akan bangun pasar komoditas organik

DENPASAR: Pemprov Bali segera membangun pusat perdagangan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan rencana tersebut merupakan tindak lanjut setelah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Desember 2011  |  15:22 WIB

DENPASAR: Pemprov Bali segera membangun pusat perdagangan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan rencana tersebut merupakan tindak lanjut setelah sistem pertanian terintegrasi (simantri) menghasilkan produk pertanian dan peternakan unggulan."Kita membuat terobosan untuk memenggairahkan pertanian dan agar kembali diminati oleh generasi muda," katanya saat bertemu dengan pimpinan media massa hari ini.Menurutnya, program prorakyat simantri telah dimulai 2009 dan sebanyak 200 unit yang dilaksanakan gabungan kelompok tani (gapoktan) di seluruh Bali.Masing-masing unit mendapat bantuan Rp200 juta untuk membangun kandang, membeli 20 bibit sapi, instalasi biogas, biourine, kelapa genjah, kedelai, dan lele. Hasil simantri ini akan dikembalikan ke gapoktan lainnya secara bergulir.Simantri merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk Bali yang bersih dan hijau (clean & green). Biourine dan pupuk kandang yang dihasilkan simantri dapat digunakan untuk pertanian organik, sehingga tetap menjaga kesuburan tanah.Selain membuka pasar organik, disiapkan pula teknologi dan penyiapan kualitas serta kuantitas hasil pertanian, sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan sektor pariwisata.Pastika menambahkan mungkin saja kelak dibuatkan regulasi agar hotel dan restoran wajib menggunakan produk lokal. "Tapi itu nanti saat kita siap dari segi kuantitas dan kualitas sesuai standardisasi hotel," ujarnya. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ema Sukarelawanto

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top