Groundbreaking tol Cisumdawu dimulai Januari

JAKARTA: Pelaksanaan groundbreaking ruas tol Cilenyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) tahap pertama sepanjang 6,35 km dengan nilai Rp1,02 triliun siap dilaksanakan Januari 2012.Hal ini menyusul ditandatanganinya kontrak kerja konstruksi antara Ditjen Bina
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 01 Desember 2011  |  16:13 WIB

JAKARTA: Pelaksanaan groundbreaking ruas tol Cilenyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) tahap pertama sepanjang 6,35 km dengan nilai Rp1,02 triliun siap dilaksanakan Januari 2012.Hal ini menyusul ditandatanganinya kontrak kerja konstruksi antara Ditjen Bina Marga Kementerian PU dengan kontraktor pemenang yang terdiri dari Shanghai Corporation Construction Group join operation PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya, hari ini.Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto mengatakan pembangunan konstruksi tahap pertama pada seksi II Rancakalong-Sumedang dilaksanakan untuk meningkatkan kelayakan proyek menjadi 17%.Pasalnya, ruas ini nantinya akan ditender dengan skema pembiayaan public private partnership. Dimana dalam pengerjaan sebagian ruas yang saat ini berjalan masih menggunakan dana APBN 2012 dengan bantuan loan China.“Kontrak yang dipaketkan ini hanya sebagian dari Cisumdawu karena sisanya akan ditender secara PPP,” ujar Djoko usai penandatanganan kontrak tol Cisumdawu di Gedung Kementerian PU, hari ini.Selain itu, sambungnya, dipilihnya trase pada ruas ini sebagai prioritas sebagai jalur alternatif untuk mengantisipasi peningkatan beban trafic di jalan Cadas Pangeran. Menurutnya, kemampuan menampung beban di jalan Cadas Pangeran saat ini sudah melebihi kapasitas.“Dengan adanya tol, akan ada alternatif jalan bagi truk-truk berat yang akan ke Sumedang sehingga beban di Cadas Pangeran bisa berkurang. Waktu perjalanan pun dapat dipersingkat dari 2 jam menjadi 20 menit,” katanya.Diharapkan, konstruksi pembangunan ruas tol seksi II tersebut dapat diselesaikan selama 720 hari atau sekitar 2 tahun sehingga pada 2014 trase tersebut sudah dapat dilalui.Sementara untuk tender investasi ruas tol Cisumdawu dengan nilai Rp.. dapat dilakukan secara paralel bersamaan dengan proses konstruksi ruas tol seksi II ini sambil menunggu proses pembebasan lahan yang saat ini belum mencapai 30%.Kepala Satuan Kerja Jalan Tol Cisumdawu Subagus Dwinurjaya mengatakan dalam waktu dekat pihaknya pun akan segera menender proyek pembangunan dua terowongan di ruas to tersebut.Menurutnya, terdapat trase di jalur seksi II yang tidak dapat dibangun jalan tol biasa sehingga harus diantisipasi dengan terowongan. “Terowongan ini nanti akan ditender lagi tahun depan, sekarang masih dalam proses desain,” ucapnya.Direktur Pengembangan dan SDM PT Waskita Karya Bambang Heru Purnomo optimistis pihaknya dapat menyelesaikan proses pengerjaan konstruksi selama 720 hari.“Januari sudah bisa groundbreaking, mudah-mudahan 720 hari konstruksi bisa terselesaikan,” ucapnya.Pembangunan ruas tol Cisumdawu sepanjang 60 km ini diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp5 triliun. Jalan tol menghubungkan Bandung dengan rencana Bandara Internasional Kertajati, Pelabuhan Cirebon, dan jalan tol Cikampek-Palimanan. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top