Proyek jelang APEC 2013 dikebut

 
Matroji
Matroji - Bisnis.com 01 Desember 2011  |  16:14 WIB

 

NUSA DUA: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggenjot seluruh pembangunan infrastrutur terkait penyelenggraan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation di Provinsi Bali pada 2013.
 
Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyatakan saat ini pembangunan Bandar Udara Ngurah Rai, pembangunan jalan tol dan pelabuhan laut di Benoa akan terus dipantau. 
 
“Itu prioritas dalam rangka penyelenggaraan KTT APEC 2013 yang rencananya diselenggarakan di Nusa Dua, Kabupaten Badung,” katanya di sela-sela rapat tim kerja Komite MP3EI koridor V di Nusa Dua, Provinsi Bali, kemarin malam.
 
Tiga proyek ini, jelas mari akan tengah berjalan pengerjaannya dan ditarget selesai satu semester sebelum penyelenggaraan APEC, pada pertengahan 2013. Pekan ini, Mari beserta seluruh jajaran pemerintah setempat tengah fokus mengadakan peninjauan proyek MP3EI koridor V di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara. 
 
Berdasarkan pantauan, lanjut Mari, perluasan bandara Ngurah Rai senilai Rp1,94 triliun itu sedang dalam pengerjaan. “Ya, saat ini tahap pengerjaan sudah mencapai pembangunan infrastruktur pendukung,” ujar Kepala Humas Pengembangan Proyek Bandara Ngurah Rai, Hary Budi Waluyo.  
 
Pada penyelesaian infrastruktur bandara, kata Haary, pengerjaan perluasan dibagi menjadi empat tahap. PT Jaya Construction Management menjadi leading dan pengawas dari jalannya perluasan bandara.
 
PT Jaya Construction Management, katanya, membawahi empat kontraktor yang akan mengerjakan tahapan perluasan bandara. Terinci, paket pertama berupa jalan akses menuju terminal baru, kargo dikerjakan oleh PT Nindya Karya. 
 
Paket kedua, berupa gedung parkir, gedung cartering, promenade atau bangunan yang menghubungkan terminal internasional dan domestik dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan.
 
Pada paket ketiga berupa terminal international dan apron/tempat parker pesawat, lanjut dia, dikerjakan oleh konsorsium PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya. Sementara paket pembangunan Gate Handling System masih dalam proses tender. (arh)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top