Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petani cabai bakal dapat kucuran kredit

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 November 2011  |  13:38 WIB

 

DENPASAR: Bank Indonesia sedang mempertimbangkan kredit bagi petani yang ingin mengembangkan komoditas cabai.
 
Direktur Budidaya dan Pascapanen Florikultura Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Ani Andayani mengatakan pihaknya membantu Bank Indonesia melakukan analisis mengenai keuntungan dan kerugian pemberian kredit tersebut.
 
"Kita berharap kebijakan ini nantinya dapat menstimulasi petani meningkatkan produktivitas," kata Ani seusai seminar pengembangan hortikultura di Pekan Flori Flora Nasional dan Sanur Village Festival, Senin (21/11).
 
Menurut Ani, pihak BI melakukan analisis dengan cara membuat proyek percontohan di beberapa provinsi di Tanah Air. Kata dia, daerah potensial itu di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
 
Ani mengatakan proyek percontohan itu hanya khusus komoditas tersebut, tujuannya adalah untuk mengetahui apakah usaha agro ini layak dibantu oleh perbankan atau tidak. Katanya, apabila usaha pertanian tersebut dianggap layak diharapkan Bank Indonesia dapat membuat peraturan untuk bank-bank pelaksana guna memberikan kredit bagi pengembangan usaha di bidang hortikultura.
 
"Hal yang membuat pihak BI melakukan analisa itu karena cabai merupakan komoditas yang sempat memicu terjadinya inflasi," ujarnya.
 
Ani mengatakan pemberian kredit bagi usaha pertanian merupakan salah satu isu strategis hortikultura. Selain itu masih banyak yang menjadi fokus di bidang tersebut. Dia mencontohkan defisit neraca perdagangan untuk komoditas bawang putih, kentang, bawang merah, jeruk dan durian. Kemudian, masalah ketersediaan pangan dan daya saing pasar tradisional. "Mengenai rancangan program hortikultura 2012, antara lain peningkatan produksi, perbaikan mutu produk dan peningkatan ketersediaan produk," katanya. 
 
Untuk menyelenggarakan berbagai program tersebut, tambah Ani, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian mendapatkan alokasi anggaran Rp531,88 miliar. Jumlah tersebut memang mengalami kenaikan dari tahun ini namun tidak terlalu besar.
 
Memasuki hari keempat kemarin, sejumlah kegiatan digelar di arena PF2N di antaranya sejumlah workshop dan temu bisnis yang mempertemukan petani dan pembeli. Bursa tanaman hias, sayur dan buah di antaranya menawarkan varietas baru yang lebih unggul. Pekan flori flora yang digelar bersamaan dengan Sanur Villagr Festival ini akan berakhir Selasa (22/11) malam ini.(ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ema Sukarelawanto

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top