Penjualan batik di Pasaraya naik 24%

JAKARTA: Penjualan produk batik di pusat perbelanjaan Pasaraya selama semester I/2011 naik 24%, lebih tinggi dari pertumbuhan penjualan batik nasional sekitar 16-17%.COO Pasaraya Benny Machmoed mengatakan pertumbuhan penjualan batik di Pasaraya naik
Zulkarnaini Muchtar
Zulkarnaini Muchtar - Bisnis.com 27 September 2011  |  14:37 WIB

JAKARTA: Penjualan produk batik di pusat perbelanjaan Pasaraya selama semester I/2011 naik 24%, lebih tinggi dari pertumbuhan penjualan batik nasional sekitar 16-17%.COO Pasaraya Benny Machmoed mengatakan pertumbuhan penjualan batik di Pasaraya naik signifikan setelah batik mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi pada 2009."Pertumbuhan penjualan batik di Pasaraya lebih cepat dari industri. Kami mengakomodir semua segmen pasar," kata Benny hari ini di sela-sela acara persembahan Pasaraya Tribute to Batik yang berlangsung sampai akhir Oktober.Dia menjelaskan pihaknya menjual batik untuk segmen menengah sampai atas yang dibaginya menjadi tiga kategori yaitu batik medium, batik high, dan batik high end. Kontribusi batik terhadap perusahaan tersebut mencapai sekitar 12,5% dari total."Pasaraya dari awal sampai sekarang fokus dengan produk Indonesia berupa batik dan handicraft. Batik menjadi simbul Pasaraya. Hidupnya Pasaraya untuk membantu ekonomi nasional," kata Presdir Pasaraya Medina L. Harjani.Dalam perayaan Hari Batik yang jatuh pada 2 Oktober, Pasaraya mempersembahkan kegiatan Pasaraya Tribute to Batik yang menghadirkan pameran koleksi kain kuno dan busana batik dari kalangan pencinta batik yang terdiri dari tokoh nasional, dan selebritas dari usia muda sampai usia 50-an.Kegiatan tersebut untuk mendukung dan menghargai batik Indonesia yang bernilai tinggi dan untuk memasyarakatkan batik kepada masyarakat luas. "Target utama kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk mengenalkan batik kepada masyarakat. Saya ingin mengajak masyarakat yang tidak peduli tentang hasil karya bangsa Indonesia," kata Medina.Pada kegiatan tersebut, Pasaraya mendatangkan pembatik dari Pekalongan, memamerkan mobil bermotif batik, pemeran kain panjang koleksi antara lain Sukmawati Sukarno, Etty Setiawan Djodi, Medina L Harjani, Maya Sujatmiko, Nina Akbar Tanjung dan Ghea Panggabean. Ada pula pameran busana koleksi artis Wulan Goeritno, Anisa Pohan Yudoyono, Andien, Sandiaga Uno, dan Dian Sastrowardoyo. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top