Kadin akan sokong pengusaha kecantikan di daerah

MEDAN:  Sedikitnya lima Kamar Dagang dan Industri (Kadin) daerah di Indonesia siap membantu pelaku usaha kecantikan di daerah untuk mengikuti ajang pameran kecantikan terbesar di Indonesia Oktober nanti.Presiden Direktur PT Prakarsa Sinergi Utama
Andi Suhendri Rambe
Andi Suhendri Rambe - Bisnis.com 22 September 2011  |  15:37 WIB

MEDAN:  Sedikitnya lima Kamar Dagang dan Industri (Kadin) daerah di Indonesia siap membantu pelaku usaha kecantikan di daerah untuk mengikuti ajang pameran kecantikan terbesar di Indonesia Oktober nanti.Presiden Direktur PT Prakarsa Sinergi Utama (PSU) Juanita Serakoesoemah membenarkan perusahaan yang dipimpinnya sudah melakukan road show ke sejumlah daerah untuk mengajak pelaku usaha kecil dan menengah agar ikut membuka stan di Pameran Cosmobeaute Indonesia 2011 yang akan diselenggarakan 28-30 Oktober 2011 di Jakarta Convention Center.“Kami menjalin kerja sama dengan ECMI Trade Fairs SEA Sdn Bhd, Malaysia menyelenggarakan pameran kecantikan terbesar di Indonesia  ini dengan mengundang perusahaan, pakar, pelaku kecantikan di dunia sebagai peserta,” ujarnya menjawab Bisnis di Medan hari ini.Menurut dia, sampai hari ini jumlah peserta yang sudah mendaftar mencapai 250 perusahaan yang berasal dari dalam dan luar negeri. Pameran yang sudah keenam kali diselenggarakan di Jakarta ini, lanjut dia, 60% pesertanya berasal dari luar negeri, dan sisanya (40%) berasal dari dalam negeri. “Kami memulai sejak 2006 sampai 2011 ini. Peserta pameran baik dari dalam dan luar negeri setiap tahun meningkat,” ujarnya.Dia mengatakan Kadin yang sudah menyatakan akan mengutus pesertanya pada pameran kali ini adalah Kadinda Sumut, Bandung, Semarang, dan Makassar.Menurut dia, pamera kecantikan  tersebut selain memberikan ruang bagi pelaku dalam negeri memamerkan produk kecantikan, juga sebagai ajang untuk mencari mitra untuk mengembangkan bisnis kecantikan dari luar negeri ke Indonesia.“Sejak 2006 sampai 2010 sudah ada mitra bisnis yang bermitra untuk mengembangkan produk kecantikan di Indonesia. Saya lupa nama mereka. Yang pasti peserta pameran setiap tahun selalu meningkat,” tuturnya.Pemaran kecantikan tersebut, paparnya, akan mengundang produsen alat-alat kecantikan yang belum ada di Indonesia untuk memamerkan produknya. Ada sekitar 250 peserta dalam dan luar negeri yang sudah memastikan akan ambil bagian dalam pameran tersebut,” tuturnya.Dia optimis pameran kecantikan tersebut mampau membangun jaringan dan kesempatan usaha dengan pengusaha terkemuka dalam industri kecantikan.Sementara itu, Tati Habib Nasution, Wakil Ketua Kadin Sumut mengakaui sejumlah pengusaha kecantikan di Medan diupayakan agar mau ikut pameran di ajang pameran tersebut.“Kami melihat bahwa ada peluang bisnis untuk mengembangkan industri kecantikan di Indonesia dari pameran tersebut. Minimal para pelaku usaha kecantikan di daerah mencari partner untuk mengembangkan usahanya,” ujar dia.Tati habib yang  juga Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Sumut itu melihat bisnis kecantikan sangat kuat terhadap guncangan ekonomi. “Selagi wanita masih ada bisnis kecantikan tidak akan mati. Biar krisis melanda dunia ini bisnis kecantikan tetap jalan. Malahan lelaki pun sudah mulai gandung mendandani diri yang berarti peluang untuk mengembangkan bisnis kencantikan,” tuturnya.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top