Audit mutu layanan 3 ruas tol hampir kelar

 
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 20 September 2011  |  15:59 WIB

 

JAKARTA: Badan Pengatur Jalan Tol akan melakukan finalisasi audit standar pelayanan minimum tiga ruas tol yang rencananya akan dinaikkan tahun ini, menyusul sebelumnya ketiganya dinyatakan  belum memenuhi SPM yang menjadi syarat dari kenaikan tarif. 
 
Ketiga ruas itu yakni milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk ruas Palimanan-Kanci dan Surabaya-Gempol serta milik PT Marga Mandala Sakti (MMS) untuk ruas Tangerang-Merak.
 
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  Achmad Gani Gazaly mengatakan saat ini, tiga operator jalan tol yang belum memenuhi kelayakan SPM tersebut menyatakan telah membenahi sarana dan prasana diruas tol yang dikelolanya, sehingga perlu dilakukan audit ulang atas ketiganya untuk penentuan kenaikan tarif tersebut. 
 
"Berdasarkan laporan dari pengelola tol, mereka sudah melakukan perbaikan. Karena itu kami akan klarifikasi ke lapangan besok, baru kemudian akan diputuskan hasilnya," katanya hari ini.
 
Dia mengatakan jika ketiga ruas tol tersebut telah memenuhi kelayakan SPM berdasarkan Undang-undang No.38/ 2004 tentang Jalan, maupun Peraturan Pemerintah No.15/2005 tentang Jalan Tol, maka draft Surat Keterangan Menteri PU tentang kenaikan tol tersebut dapat segera diajukan oleh BPJT.
 
Namun jika dianggap masih belum memenuhi syarat, maka pelaksanaan kenaikan tarif tiga ruas itu akan ditunda paling lambat ditetapkan akhir tahun ini juga, sampai perbaikan rampung dilakukan. 
 
Dengan adanya klarifikasi tersebut, lanjutnya, usulan pengajuan kenaikan tarif oleh BPJT ke Menteri Pekerjaan Umum juga kemungkinan baru akan dilaksanakan setelah proses klarifikasi rampung. Tingkat kenaikannya sendiri berdasarkan kenaikan inflasi di masing-masing daerah. 
 
Dia menjelaskan standar pelayanan minimum dari ketiga ruas tersebut yang sebelumnya dinilai belum terpenuhi yakni misalnya karena adanya sarana dan prasarana yang belum memadai seperti kerusakan pagar pembatas jalan, dan jalan yang masih bergelombang. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top