Cipta Griya kembali tawarkan rumah murah

BALIKPAPAN: Pengembang perumahan kelas menengah ke bawah di Balikpapan, PT Cipta Griya Sarana Asri kembali akan membangun perumahan dengan pendanaan serupa rumah murah hanya saja diperuntukan bagi para karyawan yang belum memiliki rumah tinggal.Direktur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 September 2011  |  15:42 WIB

BALIKPAPAN: Pengembang perumahan kelas menengah ke bawah di Balikpapan, PT Cipta Griya Sarana Asri kembali akan membangun perumahan dengan pendanaan serupa rumah murah hanya saja diperuntukan bagi para karyawan yang belum memiliki rumah tinggal.Direktur Utama Cipta Griya Karel Soekma Jaya mengatakan setelah meluncurkan program rumah murah Rp26 juta, pihaknya banyak mendapatkan pertanyaan soal penyediaan perumahan bagi karyawan. Hanya, karena ketersediaan rumah murah kurang, pihaknya menawarkan paket sejenis dengan harga yang berbeda.“Setelah kami hitung kembali harganya sekitar Rp33,5 juta dengan sistem FLPP seperti pada rumah murah kemarin,” ujarnya ketika berbincang dengan Bisnis hari ini.Hanya, tambah Karel, pihaknya tidak menyediakan lahan seperti pada program rumah murah sebelumnya meski lokasinya berdekatan dengan program tersebut. Dia meminta kepada perusahaan masing-masing karyawan tersebut untuk membantu penyediaan dana pembebasan lahan.Dia mengatakan pembangunan rumah tersebut memiliki bahan yang hampir sama dengan program rumah murah yang digulirkan pada Juli. Hanya, karena memiliki konsep yang berbeda maka harga yang ditawarkan punberbeda.Saat ini sudah ada sekitar 300 karyawan dari beberapa perusahaan yang mengajukan permohonan pembangunan rumah murah tersebut. Dia memprediksi jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat masih banyaknya pertanyaan sejenis dari perusahaan yang ada di Balikpapan.Karel mengapresiasi langkah perusahaan yang berupaya mencarikan perumahan bagi karyawannya mengingat kebutuhan perumahan merupakan sesuatu yang tidak bisa ditunda. Dengan memberikan bantuan kepada karyawan mengenai pembiayaan dan penyediaan perumahan, karyawan akan memiliki rumah tinggal.Sementara itu, jumlah pemohon yang mengembalikan formulir  program rumah murah yang diluncurkan pada Juli masih sekitar 25% dari 5.000 lembar formulir pengajuan yang telah dikeluarkan. “Sampai saat ini yang kembali masih sekitar 1.200 lembar,” ujarnya.Karel memperkirakan jumlah formulir yang kembali jumlahnya minimal mencapai 2.000 lembar formulir. Nantinya pada  Oktober akan dilakukan pengundian lokasi rumah bagi pemohon dan akan segera didirikan unit rumah dengan target 300 unit rumah sampai akhir tahun. Sisanya diselesaikan sampai Maret 2012.Pihaknya juga akan melakukan seleksi serta pemeriksaan dokumenagar para pemohon tidak menemui kendala ketika pemohon rumah murah tersebut berhadapan dengan pihak bank yang mengeluarkan FLPP. Kualitas pemohon yang baik akan berdampak pada tujuan peluncuran program rumah murah yang tepat sasaran.Sebelumnya, sasaran program tersebut adalah penduduk berpenghasilan rendah yang memiliki KTP Balikpapan dan belum memiliki rumah. (22/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top