Sumatraco pesimistis serap garam petani

JAKARTA: PT Sumatraco Langgeng Makmur pesimistis mampu menyerap garam petani sesuai dengan rencana penyerapan yang disepakati sebesar 120.000 ton.Wakil Direktur Utama Sumatraco Sanny Tan mengatakan dalam kondisi cuaca normal, pihaknya dapat menyerap
Hilman Hidayat
Hilman Hidayat - Bisnis.com 19 September 2011  |  18:48 WIB

JAKARTA: PT Sumatraco Langgeng Makmur pesimistis mampu menyerap garam petani sesuai dengan rencana penyerapan yang disepakati sebesar 120.000 ton.Wakil Direktur Utama Sumatraco Sanny Tan mengatakan dalam kondisi cuaca normal, pihaknya dapat menyerap garam rakyat hingga 120.000 ton. Namun, kondisi cuaca saat ini yang menyebabkan minimnya produksi garam rakyat dinilai tidak memungkinkan untuk menyerap garam hingga jumlah yang disepakati.“Kalau musim normal, iya. Kami menyerap sampai angka itu. Tapi sepertinya susah untuk serap garam petani dengan kondisi sekarang apalagi panen akan berakhir pada Oktober,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini.Sanny mengungkapkan hingga 17 September jumlah garam petani yang sudah terserap baru sekitar 18.000 ton. Dengan demikian, jumlah yang terserap baru sekitar 15%.   Rendahnya penyerapan garam petani tersebut, menurut dia, disebabkan oleh rendahnya produksi garam petani.Saat ini, tuturnya, produksi garam di Jawa Barat dan Jawa Tengah belum ada. “Yang mulai panen itu kebanyakan di Madura,” ungkapnya.Seperti diketahui, Importir Produsen (IP) garam iodisasi diwajibkan menyerap garam produksi petani sebesar 920.000 ton pada tahun ini.Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan rapat pada akhir Juli lalu antara Aprogakob, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Asosiasi Petani Garam Madura. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top