PTPN XII bentuk sentra sapi potong

SURABAYA: PTPN XII (Persero) menyiapkan diversifikasi usaha dengan membentuk sentra sapi potong, melalui kemitraan dengan petani di 34 kebun di Jawa Timur.Direktur Produksi PTPN XII Danu Rianto mengatakan BUMN tersebut sejak beberapa tahun terakhir telah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 September 2011  |  16:56 WIB

SURABAYA: PTPN XII (Persero) menyiapkan diversifikasi usaha dengan membentuk sentra sapi potong, melalui kemitraan dengan petani di 34 kebun di Jawa Timur.Direktur Produksi PTPN XII Danu Rianto mengatakan BUMN tersebut sejak beberapa tahun terakhir telah merintis penggemukan sapi potong d lingkungan perkebunan yang kini mencapai 1.000 ekor.Usaha itu melibatkan kalangan petani yang berdomisili di sekitar kebun.Pihak PTPN XII memberikan dana pinjaman lunak terhadap petani untuk pembelian sapi, kemudian menjualnya ke pasar umum sesudah dipelihara dalam jangka satu atau dua tahun."Kegiatan penggemukan sapi selama ini berlangsung saling menguntungkan dan prospektif untuk dikembangkan, maka kami akan membentuk sentra sapi potong dilengkapi rumah pemotongan hewan (RPH)," ujarnya, akhir pekan lalu.Danu tidak menjelaskan alokasi dana investasi bagi pembentukan sentra sapi potong, tapi program tersebut dilaksanakan secara bertahap dan diproyeksikan dapat terealisasi pada 2015.Penggemukan sapi itu memanfaatkan dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) yang disisihkan dari sebagian laba PTPN XII. Adapun petani penerima pinjaman memiliki keterkaitan dengan usaha BUMN itu di bidang budidaya tanaman kopi, kakao, karet, teh dan kayu-kayuan.Direktur SDM dan Umum PTPN XII Soewarno mengatakan tahun ini BUMN tersebut mengalokasikan dana PKBL senilai Rp4 miliar, sebagian besar dikucurkan bagi kegiatan penggemukan sapi potong. Petani yang dikucuri dana pinjaman terutama berlokasi di 34 kebun milik BUMN tersebut."Petani yang tinggal di sekitar kebun melalui kemitraan sapi dapat meningkatkan pendapatan, sedangkan kotoran ternak tersebut bisa diproses menjadi pupuk. Pengembalian dana pinjaman lancar," tuturnya.(k22/tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A Chevny

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top