Jamsostek siapkan Rp100 triliun antisipasi penarikan

JAKARTA: PT Jamsostek menyiapkan dana Rp100 triliun untuk menjaga terjadi penarikan besar-besaran klaim jaminan hari tua (JHT) para pesertanya.Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan persiapan itu dikarenakan muncul kontroversi pembahasan RUU Badan
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 18 September 2011  |  19:03 WIB

JAKARTA: PT Jamsostek menyiapkan dana Rp100 triliun untuk menjaga terjadi penarikan besar-besaran klaim jaminan hari tua (JHT) para pesertanya.Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan persiapan itu dikarenakan muncul kontroversi pembahasan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dinilai merugikan pekerja."Dengan dana yang cukup besar itu diharapkan likuiditas Jamsostek tetap terjaga dan jika pekerja menarik dananya, kita sudah siap sampai Rp100 triliun," katanya, hari ini.Menurut dia, meski pihaknya menyiapkan dana hingga Rp100 triliun, penarikan besar-besaran dari para peserta diperkirakan hanya sekitar 40%. Meski hanya 40% dapat mengakibatkan guncangan, baik di perbankan maupun pasar modal. "Sepertinya tidak akan rush sampai 100%, paling 40%, tapi jelas akan ada guncangan," tukasnya.Sebelumnya, Serikat Pekerja Nasional (SPN) mempertanyakan likuiditas dana pekerja di PT Jamsostek, karena mereka akan menarik dananya, baik dalam bentuk JHT maupun dana lainnya, termasuk hasil investasi jika pemerintah dan DPR melebur BUMN.Ketua Umum SPN Bambang Wirahyoso menegaskan keinginan untuk mencairkan dana jaminan sosial itu muncul sejak timbul kontroversi pembahasan RUU BPJS yang dinilai merugikan pekerja.SPN adalah satu dari sejumlah organisasi pekerja besar yang menyatakan akan mencairkan dananya jika pemerintah dan DPR melebur PT Jamsostek dan tiga BUMN penyelenggara jaminan sosial lainnya, yakni PT Askes, PT Taspen dan PT Asabri.(tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top