Petani harapkan hujan buatan

 
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 15 September 2011  |  19:15 WIB

 

TANGERANG, Banten: Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) meminta pemerintah memberikan bantuan benih, pupuk, dan hujan buatan, jika sampai dengan Oktober mendatang belum mulai hujan.
 
Hal itu dimaksudkan untuk menghindari damapak buruk kekeringan terhadap kegiatan penanaman padi.
 
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir mengatakan harga beras yang tinggi menjadi peluang bagi petani, tetapi juga menjadi tantangan bagi konsumen.
 
Menurut dia, kekeringan terjadi di mana-mana, tetapi di Banten masih bisa menanam padi melalui program GP3K.
 
Dia menuturkan Indonesia terdiri dari 220 zona yang berbeda-beda, yaitu ada yang baru sebulan kemarau, tetapi ada juga yang sudah 3 bulan kemarau.
 
"Oleh karena itu, untuk dareah yang sudah 3 bulan kemarau perlu penyelamatan dengan hujan buatan. Jika sampai Oktober belum ada hujan, maka perlu bantuan baik benih dan pupuk. 
 
Dia menambahkan Permodalan petani masih diperlukan seperti GP3K dengan peningkatan produktivitas dari 5,24 ton per ha diharapkan naik menjadi 7 ton per ha. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top