Proyek eksploitasi sumber air PDAM Sumberpitu didesain ulang

MALANG: Proyek eksploitasi sumber air PDAM Kota dan Kab. Malang Sumberpitu, di Kec. Tumpang, Kab. Malang didesain ulang agar layanan pelanggan air ke daerah-daerah di Kab. Malang bisa terkover.Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Kab. Malang Syamsul
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 September 2011  |  17:47 WIB

MALANG: Proyek eksploitasi sumber air PDAM Kota dan Kab. Malang Sumberpitu, di Kec. Tumpang, Kab. Malang didesain ulang agar layanan pelanggan air ke daerah-daerah di Kab. Malang bisa terkover.Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Kab. Malang Syamsul Arifin, mengatakan mengacu desain yang ada pemanfaatan air dari Sumberpitu tidak mencakup pelayanan untuk calon pelanggan dari Kab. Malang, hanya untuk calon pelanggan dari Kota Malang.“Kami ingin agar eksploitasi sumber air Sumberpitu bisa benar-benar efektif, termasuk untuk pelayanan warga di Kab. Malang. Jadi PDAM Kab. Malang bisa melayani langsung pelanggan, bukan hanya menjual air baku ke PDAM Kota Malang,” kata Syamsul Hadi di Malang, hari ini.Dengan adanya penyempurnaan desain itu, kata dia, maka nantinya akan berpengaruh pada nilai volume proyek. Namun dia memperkirakan, perubahannya tidak besar, masih dalam kisaran rencana hibah untuk proyek tersebut dari pemerintah pusat, yakni antara Rp80 miliar-Rp90 miliar.Dengan adanya penyempurnaan desain pula, menurut dia, maka nantinya PDAM Kab. Malang akan menyertakan dana pendamping proyek tersebut. Dana tersebut bisa diperoleh dari dana PDAM sendiri, penyertaan modal dari Pemkab. Malang, maupun pinjaman komersial dari perbankan.

Besaran investasi itu bisa diketahui jika pembahasan desain ulang proyek Sumberpitu sudah rampung. Dia memperkirakan, perubahan desain akan rampung pada Oktober  dan pengerjaan fisik proyek bisa dimulai pada awal 2012.Jika masalah desain ulang telah tuntas, maka baru dibahas aspek-aspek dalam kerja sama antara PDAM  Kab. Malang dan PDAM Kab. Malang, seperti siapa pengelola sumber air tersebut, maupun berapa besaran tariff air yang dibeli PDAM Kota Malang dari PDAM  Kab. Malang.“Masalah-masalah tersebut nantinya tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara PDAM Kota Malang dan PDAM Kab. Malang. PKS tersebut akan ditandatangani jika proyeknya telah rampung.”Sebagai gambaran awal, proyek maupun aset yang berada di wilayah Kab. Malang tentu nantinya dikelola PDAM Kab. Malang, sedangkan yang berada di Kota Malang akan dikelola PDAM setempat.“Masalah penyerahan asset juga bergantung dari kebijakan pemerintah pusat. Siapa yang nanti yang ditunjuk sebagai pengelola sumber tersebut, tentu pemerintah pusat mempunyai pertimbangan yang matang.”Dengan adanya keinginan PDAM Kab. Malang menjual air dari Sumberpitu ke pelanggan di daerah tersebut, maka air yang dieksploitasi jelas lebih dari 400 liter per detik. Dia memperkirakan setidaknya sebesar 500 liter per detik.Perhitungannya, 400 liter diperuntukkan untuk PDAM Kota Malang, sedangkan sisanya untuk PDAM Kab. Malang. Air sebanyak 100 liter per detik itu cukup memenuhi kebutuhan air bersih untuk 10.000 satuan samungan rumah (SR).  Daerah-daerah yang harus dilayani, yakni Kec. Tumpang, Kec. Tajinan, Kec. Pakis, dan Kec. Jabung.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top