Pemerintah tolak dikatakan plin plan soal tarif kereta

JAKARTA: Pemerintah mengaku sudah banyak menampung banyak masukan dari berbagai kalangan serta melakukan koordinasi lintas kementerian mengenai penundaan penaikan tarif kereta api kelas ekonomi mulai 9 Januari 2011.
Mardianah Noerdjali
Mardianah Noerdjali - Bisnis.com 14 September 2011  |  00:00 WIB

JAKARTA: Pemerintah mengaku sudah banyak menampung banyak masukan dari berbagai kalangan serta melakukan koordinasi lintas kementerian mengenai penundaan penaikan tarif kereta api kelas ekonomi mulai 9 Januari 2011.

 

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menolak jika pemerintah dikatakan plin-plan saat pemerintah akhirnya memutuskan untuk menunda penaikan tarif mulai 9 Januari 2011, setelah sebelumnya sempat diberlakukan hanya satu hari (pada 8 Januari 2011).Penaikan tarif kereta api ekonomi, lanjutnya, bukan dibatalkan tetapi ditunda hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Dia juga menilai pernyataan yang dikeluarkan oleh Menhub Freddy Numberi tentang penundaan tarif tersebut sudah tepat."Sebelumnya kami sudah mendengarkan masukan dari masyarakat, juga dari para pemerhati di bidang transportasi kereta api. Kemudian melihat kondisi riil saat ini, maka tepat kalau Menhub [Menteri Perhubungan] sudah mengambil keputusan untuk menunda [penaikan tarif KA ekonomi] setelah kami melakukan rapat koordinasi," katanya hari ini.Hatta menegaskan keputusan penundaan tarif diambil terutama setelah mendengar banyak masukan dari masyarakat bahwa penaikan tarif kereta ekonomi saat ini dinilai belum tepat."Meski kondisi perekonomian saat ini baik, beberapa kalangan menyarankan agar waktu [penaikan tarif] disesuaikan dengan pertimbangan meningkatkan standar pelayanan terlebih dahulu. Kereta api memang harus ada peningkatan standar pelayanan, itu masukan-masukan dari masyarakat transportasi khususnya yang berkaitan dengan kereta api. (esu)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top