Pompanisasi air dan gagal panen butuh Rp2 triliun

JAKARTA: Pemerintah menyediakan anggaran sekitar Rp2 triliun untuk penanggulangan gagal panen dan proyek pompanisasi air bawah tanah untuk keperluan pertanian dalam menghadapi musim kering ekstrem.Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan dana itu diambil
- Bisnis.com 13 September 2011  |  17:08 WIB

JAKARTA: Pemerintah menyediakan anggaran sekitar Rp2 triliun untuk penanggulangan gagal panen dan proyek pompanisasi air bawah tanah untuk keperluan pertanian dalam menghadapi musim kering ekstrem.Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan dana itu diambil dari cadangan pemerintah yang mencapai Rp3 triliun agar bisa mengurangi dampak kekeringan yang melanda pertanian di banyak daerah."Pemerintah menyediakan Rp300 miliar untuk puso dan sisanya setelah juga disisihkan untuk program beras untuk masyarakat miskin sekitar Rp1 triliunan digunakan untuk pompanisasi air," ujarnya di Istana Presiden, hari ini.Dia menambahkan program pompanisasi itu meliputi kegiatan pemompaan air dari sumur-sumur air dan pembuatan sumur bor sehingga bisa memasok air untuk pertanian masyarakat.Menurut dia, program hujan buatan termasuk upaya yang ditempuh pemerintah dalam mengatasi kekeringan di lahan pertanian masyarakat agar produksi pertanian tidak terganggu lebih parah disebabkan musim kering yang terlalu lama.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top