Garuda review sistem remunerasi pilot

CENGKARENG, Banten: Manajemen Garuda Indonesia seriusi tuntutan Asosiasi Pilot Garuda dengan akan membentuk tim review sistem remunerasi untuk pilot maskapai pelat merah ini.Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Garuda Indonesia Tbk Herianto Agung
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 12 September 2011  |  18:09 WIB

CENGKARENG, Banten: Manajemen Garuda Indonesia seriusi tuntutan Asosiasi Pilot Garuda dengan akan membentuk tim review sistem remunerasi untuk pilot maskapai pelat merah ini.Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Garuda Indonesia Tbk Herianto Agung Putra mengatakan pihaknya akan membentuk tim review remunerasi untuk pilot. "Tim riview ini terdiri dari perwakilan Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan manajemen Garuda," kata Herianto usai melakukan pertandingan futsal persahabatan dengan wartawan di Sport Center Garuda, area Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Senin sore.VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan manajemen dan APG hingga kini masih melakukan pembahasan mengenai empat hal, salah satunya mengenai remunerasi untuk pilot."Kami sudah lakukan pertemuan sejak 13 Agustus 2011, dan selama puasa ada pertemuan manajemen dengan APG, untuk bahas empat hal. Disepakati empat hal untuk dibahas dalam pertemuan lanjutan untuk referensi bersama," kata dia.Pujobroto menjelaskan keempat kesepakatan yang akan dibahas tersebut yakni pertama, soal pilot asing dan lokal dan diputuskan bahwa hal ini sudah tidak masalah lagi, karena pilot asing hanya sampai habis masa kontrak kerjanya, hanya tinggal 5 orang yang masih bekerja hingga 2012. Kedua, masalah remunerasi, akan dipangkas menjadi 10 tingkatan penggajian atau layer dari sebelumnya 17 layer. Ketiga, mengenai masa kerja pilot, sampai 25 tahun diberi penghargaan lebih proporsional. Keempat, masalah komunikasi."Kami ingin bangun sistem penggajian yang sistematis. Bangun sistem tidak bisa serta merta, ada tiga pertimbangan, yakni pertama penggajian sesuai kinerja. Kedua, sesuai pasar, ketiga, disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Konsepnya harus jelas, bangun sistemnya," kata Pujobroto.Soal pernyataan APG bahwa manajemen inkonsisten terkait empat poin kesepakatan, Pujobroto mengatakan, "Inkonsistennya di mana? Manajemen masih lakukan pembahasan hingga kini, dan suasananya berjalan kondusif. Setelah Lebaran sudah lakukan pertemuan 2-3 kali," kata dia.Soal besaran remunerasi, menurut Pujobroto, masih harus tentukan formulasinya dahulu sehingga belum dapat menentukan besarannya. "Sekarang masih dibahas, belum sepakati angka remunerasi. Formulasinya dulu, belum bisa sebut angka," kata dia. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top