Bank UMKM Jatim salurkan kredit Rp580 miliar

SURABAYA: Penyaluran kredit mikro Bank UMKM Jawa Timur menembus angka Rp580,2 miliar per Agustus 2011.R. Soeroso, Direktur Utama Bank UMKM Jatim, menyatakan jumlah tersebut telah melampaui target akhir tahun yang diprediksi sebelumnya."Tahun lalu,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 September 2011  |  21:13 WIB

SURABAYA: Penyaluran kredit mikro Bank UMKM Jawa Timur menembus angka Rp580,2 miliar per Agustus 2011.R. Soeroso, Direktur Utama Bank UMKM Jatim, menyatakan jumlah tersebut telah melampaui target akhir tahun yang diprediksi sebelumnya."Tahun lalu, kami menyalurkan kredit Rp374 miliar. Awalnya prediksi kami hanya ada pertumbuhan 25% akhir tahun ini, namun ternyata pada Agustus pertumbuhan yang tercatat sudah mencapai 55,4% secara year to date", katanya kepada wartawan hari ini.Sebanyak 51% kredit disalurkan ke sektor perdagangan, restoran, dan penginapan (rumah kost). Sebanyak 30% disalurkan ke sektor jasa seperti pendidikan maupun kesehatan, 10% ke sektor industri. Sisanya disalurkan sektor pertanian dan perikanan.Menurut dia, pertumbuhan penyaluran kredit ini didukung oleh adanya produk kredit baru yang ditawarkan kepada masyarakat. Selain itu, juga dipicu adanya dana bergulir dari Kementerian Koperasi dan UKM sebesar Rp20 miliar."Dana bergulir tersebut sudah 100% kami salurkan ke masyarakat, dan kami sudah mengajukan [permintan dana bergulir itu] lagi," ungkap Soeroso.Nilai total dana bergulir tersebut mencapai Rp200 miliar dan disalurkan secara bertahap.Dengan adanya dana bergulir tersebut, lanjut Soeroso, pihaknya dapat lebih mudah melakukan penetrasi kredit ke masyarakat di pelosok daerah Jatim dan mampu bersaing dengan rentenir, maupun bank umum besar yang juga menyasar kredit di sektor UMKM."Suku bunga yang kami tawarkan hanya 1% per bulan, dan kami juga memiliki produk kredit tanpa agunan. Selain itu, pangsa pasar yang kami bidik sejauh ini adalah pangsa pasar milik para rentenir," tegas Soeroso.Bank UMKM Jatim  sudah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp475 miliar per Agustus tahun ini. Dengan posisi kenaikan penyaluran kredit ini, per Juli 2011 perseroan mencatatkan posisi LDR sebesar 85,6%  dengan NPL yang sangat kecil yaitu 0,29%. Sedangkan untuk posisi rasio kecukupan modal (CAR) tercatat berada pada 31%. "Saya proyeksikan jumlah aset kami akhir tahun ini tembus Rp1 triliun," tutur Soeroso.Rencana ke depan, tambahnya, Bank UMKM Jatim bekerja sama dengan PTPN X-XI, Dinas Koperasi, dan Dinas Perkebunan untuk menyalurkan kredit untuk petani tebu di Jawa Timur dengan luas total lahan sebesar 144 hektar. Diperkirakan nilai kredit tersebut mencapai Rp360 miliar.Saat ini, Bank yang dulu bernama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jatim, tersebut memiliki 28 kantor cabang yang tersebar di seluruh Jawa Timur, dan empat unit mobil pelayanan kredit dengan agunan emas (kridamas). (24/tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum N

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top