Alfamart alami kenaikan penjualan 5%

MALANG: Selama Lebaran lalu, Alfamart di wilayah Cabang Malang mengalami kenaikan penjualan sebesar 5% dibanding pada waktu normal. Namun begitu angka penjualan tersebut relatif mengalami penurunan dibandingkan Lebaran lalu yang menembus angka di atas
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 September 2011  |  15:15 WIB

MALANG: Selama Lebaran lalu, Alfamart di wilayah Cabang Malang mengalami kenaikan penjualan sebesar 5% dibanding pada waktu normal. Namun begitu angka penjualan tersebut relatif mengalami penurunan dibandingkan Lebaran lalu yang menembus angka di atas 10%.Branch Manager Malang PT. Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk, Tri Prasetyo, mengatakan catatan penjualan tidaksebagus Lebaran lalu disebabkan karena sejumlah wilayah yang dulunya masuk cover area cabang Malang seperti Nganjuk, Madiun, dan Ngawi, pada Lebaran kali ini tidak masuk di bawah kendali Malang.“Sementara Alfamart di wilayah tersebut termasuk strategis dalam sisi penjualan. Selain berada di poros utama yang menghubungkan antara Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), juga merupakan daerah basis Tenaga Kerja Indonesia (TKI),” kata Prasetyo di Malang hari ini.Kondisi yang berbeda, ujarnya, dialami oleh Alfamart yang berada di kota besar utamanya Surabaya selama Lebaran justru cenderung sepi. Hal itu tidak terlepas dari kondisi warga seperti Surabaya yang banyak mudik ke daerah.“Untuk wilayah Malang sendiri Alfamart yang berada di pantai utara (Pantura) selama Lebaran lalu yang menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Termasuk wilayah Tulung Agung dan Trenggalek.Namun begitu secara umum angka penjualan secara rata-rata untuk cabang Malang mengalami kenaikan 5% selama Lebaran lalu.”Sementara itu, PT. SAT cabang Malang, ujarnya, dalam waktu dekat juga akan menggelar kegiatan menonton bareng bersama anak yatim piatu film Lima Elang.“Sejauh ini kami masih mengagendakan jadwal untuk menonton bareng film tersebut,” tambah dia.Kegiatan nonton bareng tersebut, jelasnya, merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR). Dimana dalam beberapa tahun terakhir kegiatan menonton bareng rutin dilakukan selain kegiatan buka bersama bersama anak yatim piatu. Termasuk sebelumnya kegiatan wisata gratis bareng anak-anak yatim piatu.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top