8 BUMN berdayakan petani lokal

SUBANG, Jawa Barat: Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono akan mencanangkan program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan berbasis Korporasi (GP3K) di Subang Jawa Barat hari ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Juli 2011  |  02:20 WIB

SUBANG, Jawa Barat: Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono akan mencanangkan program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan berbasis Korporasi (GP3K) di Subang Jawa Barat hari ini.

Program GP3K merupakan pola kerja sama delapan BUMN dengan petani melalui pola bayar panen (yarnen) di mana seluruh kebutuhan sarana produksi petani dibantu dalam bentuk pinjaman natura dan innatura dan dikembalikan atau dibayar oleh petani setelah panen.

BUMN tersebut terdiri dari PT Sang Hyang Sri, PT Pupuk Sriwidjaja (holding), PT Pertani, PT Perhutani, PT Inhutani, Perum Bulog, Perum Jasa Tirta I dan II.

Sang Hyang Sri menyiapkan bibit unggu padi hibrida maupun non hibrida, bibit jagung, dan kedelai non hibrida bekerja sama dengan petani dan khusus PT Pertani juga mengelola pergudangan.

PT Pusri memproduksi dan mendistribusikan pupuk bekerja sama dengan anak perusahaan. Perum Jasa Tirta I dan II memastikan ketersediaan air baku yang cukup untuk mendukung irigasi pertanian di Jawa.

PT Perhutani dan Inhutani, PTPN, menyiapan lahan-lahan baru untuk budidaya pangan secara tumpang sari bekerja sama dengan masyarakat. Adapun, Bulog menjamin petani memperoleh pasar dengan harga yang wajar.

Target luas lahan porgram GP3K sampai September 2011 seluas 585.217 hektare dengan target produksi padi sebanyak 3,68 juta ton.

Sementara itu, biaya lahan sawah Rp3,39 juta per ha untuk pupuk dan biaya pengoalahn, sedangkan biaya di lahan kering Rp1,79 juta per ha. Namun, jika menggunakan benih hibrida, maka biaya bertambah sebesar 30%.

Adapaun kebutuhan biaya dari program GP3K pada lahan seluas 585.217 ha sekitar Rp2 triliun.(sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top