Hipmi: Minat investasi Google di RI terkendala regulasi

News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Juli 2011  |  05:42 WIB

JAKARTA: Rencana investasi Google di Indonesia sudah ada sejak lama, namun realisasinya selalu terhambat regulasi di Tanah Air, terutama terkait data center yang wajib disediakan oleh perusahaan asing.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa mengatakan sudah sejak lama Google Inc tertarik berinvestasi di Indonesia karena tingkat pengguna Internet di Tanah Air sangat tinggi. Namun, niat itu tidak pernah terlaksana karena terkendala beberapa regulasi."Google melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat besar. Hanya saja, mereka tidak diberi kesempatan berinvestasi sebab terkendala regulasi yang dibuat pemerintah sendiri," kata Erwin ketika dihubungi hari ini.Erwin mengatakan keluhan itu disampaikan langsung oleh bos Google Eric Schmidt di Nusa Dua, Bali, di sela-sela acara Regional Entrepreneurship Summit akhir pekan lalu.Menurut Erwin, ekspansi Google ke Indonesia selalu tertahan oleh berbagai regulasi karena ada kekhawatiran dari pemerintah bahwa raksasa perusahaan mesin pencari ini akan menguasai pasar teknologi informasi di Tanah Air. Salah satu persyaratan yang dikeluhkan Google adalah keharusan memindahkan data center ke Indonesia yang selama ini masih dilakukan terpusat."Telekomunikasi sudah tidak terbatas. Google minta ada fleksibiltas mengenai data center ini, ujarnya.Kebijakan lainnya yang menghambat adalah terkait persyaratan perusahaan asing yang akan beriklan di Indonesia. Menurut Erwin, Google mnghendaki ada kelonggaran mengenai ini karena pasar iklan Google masih ada di tingkat global.Erwin mengatakan kalangan pengusaha kecil dan menengah sangat berharap Google bisa berinvestasi di Indonesia pada sektor ini dan tidak sekadar membuka kantor di sini.Rencana Google yang berniat ekspansi di sektor UKM tersebut akan membantu para pengusaha nasional menambah jaringan dan meningkatkan usahanya.Dia berharap pemerintah memberi ruang gerak dan kebijakan yang lebih fleksibel kepada perusahaan asing yang akan berinvestasi di Indonesia, namun tetap dalam rambu-rambu yang aman.Executive Chairman Google Inc Eric Schmidt mengunjungi Indonesia sejak Jumat pekan lalu. Schmidt menemui Wapres Boediono lalu terbang ke Bali untuk menjadi pembicara pada acara Regional Entrepreneurship Summit.Saat berkunjung ke Wapres, Schmidt menyatakan minatnya untuk melakukan ekspansi ke Indonesia dan membuka kantor cabang di sini sebelum 2012.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top