Medical Physics Center akan dibangun di UI

JAKARTA: Pemerintah akan membangun Medical Physics Center berbasis teknologi peralatan kesehatan nuklir di kampus Universitas Indonesia. Rencananya proyek tersebut akan dimulai pada 2012 dan diperkirakan selesai 2015.Kepala Badan Tenaga Atom Nasional
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Juli 2011  |  13:29 WIB

JAKARTA: Pemerintah akan membangun Medical Physics Center berbasis teknologi peralatan kesehatan nuklir di kampus Universitas Indonesia. Rencananya proyek tersebut akan dimulai pada 2012 dan diperkirakan selesai 2015.Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) Hudi Hastowo mengatakan pembangunan Medical Physics Center (MPC) tersebut akan dilakukan bersama oleh Universitas Indonesia di bawah Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas, Batan, Kementerian Ristek, Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (Bapeten) dan Kementerian Kesehatan."Penggunaan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan cukup penting. Selain bisa membuat biaya kesehatan menjadi lebih murah, masa terapi yang dilalui pasien juga bisa lebih singkat," ujar Hudi hari ini saat menerima kunjungan Deputi Dirjen Badan Energi Atom (IAEA) Bidang Sains dan Aplikasi Iptek Nuklir Daud Mohammad.Menurut Hudi, untuk membangun MPC tersebut dibutuhkan tenaga yang pakar di bidangnya guna mengoperasikan peralatan kesehatan."Kami sangat mendukung kehadiran MPC tersebut. IAEA akan membantu," ujar Daud yang sengaja datang ke Indonesia untuk melihat dari dekat perkembangan pemanfaatan nuklir di berbagai bidang.Hudi menambahkan selama ini cukup banyak penyakit yang bisa diketahui lebih awal (deteksi dini) melalui penggunaan nuklit. Misalnya deteksi kanker dan penyakit jantung.  Pengadaan MPC ini, katanya, nantinya bersamaan dengan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan oleh UI. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top