British Council dorong social entreprise

JAKARTA: British Council Indonesia (BCI) mendorong masyarakat untuk membangun social enterprise dengan membuat kompetisi Community Entrepreneurs Challenge (CEC) bagi para wirausahawan pemula maupun setengah mapan.
Basilius Triharyanto
Basilius Triharyanto - Bisnis.com 31 Mei 2011  |  09:27 WIB

JAKARTA: British Council Indonesia (BCI) mendorong masyarakat untuk membangun social enterprise dengan membuat kompetisi Community Entrepreneurs Challenge (CEC) bagi para wirausahawan pemula maupun setengah mapan.

Tahun lalu dari 500 proposal yang masuk dan setelah diseleksi kami pilih 90 orang yang masuk final lalu kami latih kewirausahaan selama 3 hari hingga lahir enam pemenang yang mendapat hibah dan bervariasi, maksimal Rp100 juta, yang totalnya Rp600 miliar," ujar Fajar Anugerah, Programme Manager British Council Indonesia, hari ini.

Pada tahun ini proses pendaftaran baru selesai 15 Mei lalu dan kini pihaknya tengah menyeleksi proposal yang masuk. Kompetisi yang diadakan oleh British Council bekerja sama dengan Arthur Guinness Fund.

Program ini mengajak wirausaha-wirausaha sosial berbasis komunitas di Indonesia baik yang baru maupun sudah memulai usahanya untuk bersaing memperebutkan kesempatan berpartisipasi dalam serangkaian lokakarya, kesempatan berjejaring dan mendapatkan dana investasi hibah

Saat ini berbagai penelitian membuktikan adanya suatu tren dimana organisasi-organisasi swadaya masyarakat mulai bergerak menjauhi tradisi mengandalkan kontribusi amal (charity) ke arah pendekatan kewirausahaan. Mereka menjalankan usaha yang inovatif untuk mendanai aktivitas sosialnya

Malah gereja di Inggris ada yang sudah tidak mengandalkan dana dari para jemaahnya karena pengelola sudah memiliki social enterprise. Kini malah mereka yang membantu jemaahnya untuk mengatasi kesulitan ekonomi, kata Fajar.

Kewirausahaan sosial berkembang di Inggris sejak tahun 1970an ketika komunitas menggunakan pendekatan kewirausahaaan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan di sekitar mereka.

Perkembangan kewirausahaan sosial atau social entrepreneurship di Negara itu sudah mencapai titik keberhasilan yang siginifikan. Setidaknya terdapat 60.000 organisasi melakukan kegiatan kewirausahaan sosial.

Total pendapatannya pun luar biasa, yakni mencapai sekitar 27 miliar poundsterling atau lima persen dari total bisnis di Inggris. "Mereka mampu memberikan kontribusi 8,4 miliar poundsterling terhadap perekonomian Inggris setiap tahunnya,' ujar Fajar. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top