LPDB siap cairkan modal wirausaha baru

JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir-KUMKM siap mencairkan dana pembiayaan dan permodalan kepada 23.000 orang yang berpotensi menjadi calon wirausaha baru.
Muhammad Sarwani
Muhammad Sarwani - Bisnis.com 31 Mei 2011  |  11:25 WIB

JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir-KUMKM siap mencairkan dana pembiayaan dan permodalan kepada 23.000 orang yang berpotensi menjadi calon wirausaha baru.

Calon wirausahawan baru itu terjaring melalui bursa lapangan usaha dan kesempatan kerja melalui usaha franchise di Jakarta pada pekan lalu.

Lembaga di bawah operasional Kementerian Koperasi dan UKM tersebut mengalokasikan dana sebesar Rp80 miliar untuk membiayai para calon wirausaha baru. Baik melalui agenda bursa lapangan usaha dan kesempatan kerja yang dilakukan demean perusahaan UKM Franchisor.

Meski demikian, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) Kemas Danial, belum bisa memprediksi apakah alokasi pembiayaan itu bisa terserap seluruhnya oleh ke-23.000 orang yang berpotensi menjadi calon wirausaha baru berdasarkan data dari bursa lapangan kerja dan usaha.

Pada acara bursa selama 3 hari di SME Tower, Jakarta Selatan, sekitar 120 perusahaan UKM Fanchisor membuka peluang usaha kepada para calon wirausaha baru yang berminat membuka usaha. Selain itu ada juga yang berniat menjadi pekerja pada perusahaan UKM tersebut.

Jika pihak UKM Franchisor sudah sepakat dengan para calon wirausaha menjalakan usaha sesuai ketentuan, kami akan segera mencairkannya. Demean catatan, perusahaan UKM Franchisor memberi rekomendasi kepada kami, ujar Kemas Danial kepada Bisnis, hari ini.

Rekomendasi dari perusahaan franchisor adalah jaminan bagi LPDB-KUMKM untuk mencairkan permodalan kepada calon wirausaha baru. Kemas bahkan menjamin proses pencairan tidak lebih dari 15 hari kerja, seperti yang telah diberikan kepada debitor atau calon wirausaha baru.

Ditegaskan, kemudahan itu menjadi prioitas utama dalam layanan lembaga yang dipimpinnya, karena operasional mereka bukan seperti perbankan. Oleh karena itu masyarakat koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) saat ini semakin percaya terhadap layanan LPDB.

Meski pola layanan yang dilakukan LPDB selama ini lebih banyak melalui lembaga koperasi, yakni sekitar 90%, namun untuk para calon wirausaha baru yang belum menjadi anggota koperasi, bisa dilayani dengan komposisi 10% dari total anggaran tersedia.

Adapun total anggaran lembaga tersebut pada tahun ini sekitar Rp1,1 triliun, dan sekitar 10% di antaranya, atau setara dengan Rp101 miliar, bisa dialokasikan untuk melayani permodalan individu. Namun untuk mengantisipasi permintaan dari bursa lapangan usaha dan kesempatan kerja, hanya dialokasikan Rp80 mililar.

Jumlah pengunjung Franchise Expo 2011 Bursa Lapangan Kerja dan Usaha Melalui Pola Franchise mencapai 20.774 orang. Melalui pembukaan kesempatan usaha dan kerja pada 120 franchise, terhitung sebanyak 23.000 orang berpotensi dalam penyerapan tenaga kerja.

Potensi penyerapan itu dihitung dari jumlah calon tenaga kerja yang mendaftar pada 120 franchise, yakni 1.647 orang, dan jumlah calon pewaralaba 5.339 orang. Dengan asumsi tiap franchise mempekerjakan 4 orang tenaga kerja, maka total tenaga kerja yang bisa diserap oleh ke-120 franchise mencapai 23.000 orang. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top