Pertamina incar kenaikan produksi minyak 2012

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) merencanakan produksi minyak pada 2012 mencapai 215.000 barel per hari, lebih tinggi dibandingkan dengan rencana tahun ini 208.040 bph.Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengharapkan sasaran itu akan dicapai dengan
- Bisnis.com 30 Mei 2011  |  12:11 WIB

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) merencanakan produksi minyak pada 2012 mencapai 215.000 barel per hari, lebih tinggi dibandingkan dengan rencana tahun ini 208.040 bph.Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengharapkan sasaran itu akan dicapai dengan target tambahan produksi dari akuisi dan merger sebesar 41.000 bph. Dia mengatakan secara umum rasio lifting dan produksi minyak pada tahun depan sebesar 95% dan gas 80%."Dalam rencana jangka panjang bagian hulu, produksi minyak Pertamina akan terus mengalami peningkatan sehingga pada 2015, mencapai angka 300.760 bph," ujar dia dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, hari ini.Karen menjelaskan rencana lifting minyak Pertamina pada 2012 sebesar 204.000 bph dan gas 1.312 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd). Sementara itu, rencana produksi gas pada 2012 sebesar 1.640 MMscfd, lebih tinggi dibandingkan dengan target tahun ini sebesar 1.519 MMscfd.Dia memaparkan rencana produksi minyak dan gas Pertamina pada tahun depan, secara keseluruhan akan dipenuhi oleh anak perseroan, yang terdiri dari Pertamina EP yang direncanakan akan memproduksi minyak 135.190 bph dan gas 1.154 MMscfd.Selanjutnya, Pertamina Hulu Energi memproyeksikan produksi minyak 70.530 bph dan gas 484,02 MMscfd. Pertamina Eksplorasi Produksi Cepu direncanakan hanya memproduksi minyak 9.000 bph pada 2012."Kalau tambahan produksi minyak dari merger dan akuisisi pada tahun depan itu sekitar 41.000 bph, meningkat dibandingkan dengan tahun ini sebesar 14.000 bph."Secara keseluruhan, kata dia, Pertamina menargetkan tambahan produksi minyak dari merger dan akuisisi sebesar 64.740 bph pada 2013, naik menjadi 90.270 bph pada 2014, dan 116.540 bph pada 2015. (aph)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top