Dekopin: Anggota harus ubah pola pikir

BANDUNG: Dewan Koperasi Indonesia mengingatkan seluruh anggota gerakan perekonomian berbasis masyarakat itu mengubah pola pikir dan tindakan menghadapi perubahan dan pemberdayaan ke depan.
M. Faisal
M. Faisal - Bisnis.com 28 Mei 2011  |  09:42 WIB

BANDUNG: Dewan Koperasi Indonesia mengingatkan seluruh anggota gerakan perekonomian berbasis masyarakat itu mengubah pola pikir dan tindakan menghadapi perubahan dan pemberdayaan ke depan.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid menegaskan pola pikir dan tindakan yang harus diubah mencakup beberapa hal, yakni semangat untuk berubah maupun strategi yang komprehensif. Semangat pembaharuan harus tumbuh dan berkembang dalam diri setiap anggota, karena semangat merupakan implementasi dari tekad untuk maju, ujar Nurdin Halid pada peresmian kegiatan Dekopin 2011 di Gedung Senbik, Bandung, Jawa Barat, hari ini. Menurut dia, kenajuan bisa dicapai apabila para anggota Dekopin mau mengubah pola pikirnya. Hal ini diperlukan untuk menghadapi turbulensi persaingan yang sangat tajam dan dinamika perubahan yang ekstrim, baik untuk lokal, regional maupun global. Oleh karena itu, jika koperasi ingin kuat memasuki pasar global, setiap komponen gerakan koperasi harus menata ulang pola piker dan pola tindak demean mengedepankan prinsip-prinsip koperasi, terutama untuk memanfaatkan peluang ekonomi sebagai nilai tambah perubahan. Dia memaparkan keunggulan hanya bisa tercapai apabila gerakan koperasi mampu menjaga inetgritas, percepatan pertumbuhan, dan berperan aktif mendorong pemberdayaan rakyat. Selain itu, gerakan koperasi harus memperkokoh landasan kinerja menuju Dekopin yang kuat melalui strategi berbasis manajemen strategis, seperti yang diuraikan dalam rencana strategi Dekopin 2010-2014. Pada tahun ini untuk mencapai menuju tercapainya sasaran, seperti yang telah dirumuskan untuk bisa bersaing dalam pasar global, Dekopin melanjutkan penekanan pada fungsi fasilitas usaha bagi anggota. Pada 2 tahun lalu, Dekopin telah melakukan pemantapan organisasi. Tahun ini, seluruh kegiatan Dekopin mengenai fungsi edukasi, fasilitasi, advokasi dan sosialisasi, diarahkan dalam kerangka meningkatkan kapasitas koperasi-koperasi, khususnya anggota Dekopin. Sebagai organisasi gerakan koperasi yang bertugas memberi fasilitasi, Dekopin percaya bahwa untuk memberikan perkuatan kapasitas kelembagaan bagi anggota, perlu melalui peningkatan kerja sama. Kerja sama yang diharapkan bisa dilaksanakan Dekopin ada dalam dua perspektif, yakni pendekatan sektoral komoditas usaha yang dijalankan anggotanya maupun dengan mitra eksternal di luar gerakan koperasi. (spr)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top