Tuntut putusan final, pengusaha truk mogok operasi

JAKARTA: Setelah rapat di kantor Menko Perekonomian tadi malam memutuskan truk boleh masuk tol dalam kota mulai pagi ini, para pengusaha truk di sejumlah wilayah justru melakukan aksi mogok operasi mulai tadi pagi hingga ada kejelasan permanen."Kami
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 27 Mei 2011  |  04:52 WIB

JAKARTA: Setelah rapat di kantor Menko Perekonomian tadi malam memutuskan truk boleh masuk tol dalam kota mulai pagi ini, para pengusaha truk di sejumlah wilayah justru melakukan aksi mogok operasi mulai tadi pagi hingga ada kejelasan permanen."Kami putuskan jadi mogok hari ini, mulai pagi," kata Gemilang Tarigan, Ketua organisasi angkutan darat (Organda) Unit Angkutan Khusus Pelabuhan kepada Bisnis, Jumat pagi melalui telepon genggamnya.Tarigan menambahkan aksi mogok operasi ini dilakukan oleh truk di DKI dan Jawa Barat. "Sekarang ini kami masih rapat membahas soal aksi mogok ini, hasilnya dead lock," tuturnya.Tarigan menambahkan aksi mogok ini akan berlangsung hingga ada keputusan tetap, bukan seperti hasil keputusan di rapat Menko tadi malam yang hanya membolehkan truk masuk tol dalam kota mulai pagi ini hingga rapat lanjutan yang akan digelar siang ini."Kami inginnya yang putuskan itu dari wapres, biar jelas," kata Tarigan.Pembatasan jam operasional truk dan angkutan berat pada pukul 05.00-22.00 WIB di ruas tol dalam kota di Jakarta resmi ditiadakan untuk sementara mulai hari ini. Keputusan ini diambil setelah dilakukan rapat Koordinasi di kantor koordinator Kementrian Perekonomian, Kamis malam. Keputusan pembatalan uji coba pembatasan truk tersebut merupakan hasil rapat bersama antara Ditlantas Polda Metro, Dishub bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Walikota Tanggerang Selatan dengan semua stakeholder.Kebijakan ini dipilih setelah menuai protes dari berbagai pihak, terutama dari para kalangan pengusaha yang menggunakan truk dan angkutan berat sebagai alat operasional perusahaan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa menyatakan pihaknya mengalah dalam keputusan tersebut, karena masing-masing pihak saling mempertahankan kebijakan.Ketua umum Organda Eka Sari Lorena mengatakan hasil rapat di kantor Menko Perekonomian tadi malam sulit untuk disampaikan kepada para pengusaha truk karena sudah terlalu malam. Dengan demikian dia tidak bisa menjamin apakah truk di DKI akan jadi mogok operasi.Menurut kabar dari Pelabuhan Tanjung Priok, para pengusaha truk sudah melakukan aksi mogoknya saat ini. (yes)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top