PLTA Peusangan di Aceh ditargetkan beroperasi 2015

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Peusangan unit 1 dan 2 di Takengon, Aceh dengan total kapasitas 88 MW dapat beroperasi pada kuartal IV/2015. Manajer Komunikasi Korporat PLN
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 27 Mei 2011  |  11:40 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Peusangan unit 1 dan 2 di Takengon, Aceh dengan total kapasitas 88 MW dapat beroperasi pada kuartal IV/2015. Manajer Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan peresmian pembangunan proyek PLTA yang akan meningkatkan keandalan pasokan di wilayah Sumatera Utara dan Aceh melalui sistem 150 kV tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Selain proyek PLTA tersebut, lanjut dia, juga ada proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berlokasi di Pulau Miangas, Sulut dan Pulau Sebatik, Kaltim yang juga diresmikan, hari ini. "Proyek PLTA dan PLTS itu masuk dalam MP3EI 2011-2025 yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kedua jenis proyek kelistrikan itu akan mengurangi penggunaan BBM PLN," kata dia, hari ini. Dia menjelaskan proyek pembangkit listrik tenaga air yang akan dibangun di Takengon itu terbagi dalam 2 unit, yakni PLTA Peusangan 1 berkapasitas 2x22,5 MW dan Peusangan 2 2x21,5 MW. Kedua proyek tersebut, lanjut dia, pekerjaan sipilnya ditandatangani pada 18 Maret 2011 dan akan dikerjakan selama 94 bulan dengan jadwal operasi pada kuartal IV/2015. Menurut dia, sebagian besar pendanaan proyek yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2,96 triliun itu berasal dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA) senilai Rp2,6 triliun. Dia mengungkapkan studi untuk proyek PLTA yang mampu membangkitkan energi hingga 323,2 Gwh per tahun itu sudah dilakukan sejak 1970. (gak)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top