Pertamina EP incar pendapatan 2011 Rp39,04 triliun

JAKARTA: PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), menargetkan pendapatan 2011 bisa menembus Rp39,04 triliun atau naik 9,15% dari pendapatan tahun ini yang sebesar Rp35,40 triliun.
Tiara Syahra Syabani
Tiara Syahra Syabani - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  09:35 WIB

JAKARTA: PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), menargetkan pendapatan 2011 bisa menembus Rp39,04 triliun atau naik 9,15% dari pendapatan tahun ini yang sebesar Rp35,40 triliun.

Presiden Direktur Pertamina EP Salis S. Aprilian mengatakan angka pendapatan yang dibidik tahun depan berdasarkan asumsi harga minyak sebesar US$80 per barel dan dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar berada pada angka Rp9.000.

"Untuk EBIT, keuntungan sebelum pajak, tahun depan kami targetkan Rp22,63 triliun. EBIT tahun ini sebesar Rp19,58 triliun," ujar Salis, dalam paparan kinerja Pertamina EP 2010, hari ini.

Pos alokasi belanja modal yang disiapkan Pertamina EP tahun depan juga meningkat jika dibandingkan tahun ini, dari Rp6,8 triliun menjadi Rp7,2 triliun. Dana tersebut akan dipakai untuk menggenjot produksi minyak dan gas tahun depan.

Adapun untuk target produksi minyak dan gas di 2011, Pertamina EP mematok masing-masing pada angka 132 ribu barel per hari (bph) dan 1.095 MMSCFD. Salis menyebutkan menjelang akhir 2010, produksi minyak dan gas pihaknya masing-masing mencapai 130,2 ribu bph dan 1.054 MMSCFD. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan produksi minyak dan gas ditahun sebelumnya yang sebesar 127,1 ribu bph dan 1.043 MMSCFD.

Salis menyebutkan selama 2010 pihaknya mendapatkan temuan cadangan minyak sebesar 57 juta barel minyak (MMBO) dan gas 1.353 miliar standar kaki kubik gas (BCFG). "Jumlah itu lebih besar daripada perkiraan jumlah minyak yang akan diproduksi di 2010 sebesar 46,7 juta barel."

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Pertamina EP Syamsu Alam menjelaskan tahun ini pihaknya telah menyelesaikan pemboran 10 sumur wildcat, 8 sumur deliniasi, dan 1 sumur re-entry. Dari jumlah tersebut 14 sumur eksplorasi telah menemukan kandungan hidrokarbon yang menjadikan sukses ratio pemboran eksplorasi mencapai 74%.

"Target total sumur development atau sumur produksi kami di 2010 sebanyak 100 sumur. Yang terealiasasi sekitar 80 sumur produksi. Tahun depan kami menargetkan sumur produksi sebanyak 140 sumur," kata Syamsu.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan tahun depan Pertamina EP menargetkan bisa menggarap 27 sumur eksplorasi. Akan tetapi, dari angka tersebut baru sekitar 10 sumur eksplorasi yang benar-benar siap jalan. "Sebab ada beberapa hal yang belum kami selesaikan seperti perijinan. Karena UU No.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, jadi perijinannya memakan waktu."

Dalam periode lima tahun terakhir produksi minyak dan gas Pertamina EP terus mengalami peningkatan. Pada 2006 produksi minyak dan gasnya masing-masing sebesar 101,2 ribu bph dan 869 MMSCFD. Setahun berikutnya produksi minyak dan gasnya tercatat sebesar 110,3 ribu bph dan 980 MMSCFD. Pada 2008 sebesar 116,6 ribu bph dan 1.003 MMSCFD. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top