ACFTA pengaruhi retail

JAKARTA: Pemberlakuan aSEAN China Free Trade Area (ACFTA) dianggap mempengaruhi kinerja pasar retail modern sepanjang 2010.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  06:25 WIB

JAKARTA: Pemberlakuan aSEAN China Free Trade Area (ACFTA) dianggap mempengaruhi kinerja pasar retail modern sepanjang 2010.

Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) mengungkapkan, pasar retail 2010 memiliki perbedaan dari sisi produk jika dibandingkan tahun sebelumnya,dipengaruhi oleh membanjirnya produk asal China yang didorong masuk melalui ACFTA.

"Tahun ini diwarnai oleh membanjirnya produk China, khususnya elektronik, juga fashion dan food, tetapi masih didominasi oleh elektronik.Hal ini sangat mempengaruhi juga terhadap performance tahun ini [2010]," ujar Rudi Sumampouw, Sekjen Aprindo saat dihubungi Bisnis hari ini.

Sementara, masuknya Lotte, raksasa retail dari Korea, ke pasar retail hipermarket dan wholesale dianggap tidak memiliki pengaruh yang signifikan karena Lotte dianggap tidak terlalu banyak mengubah konsep Makro yang kini diakuisisinya.

Selain itu, untuk gerai hipermarket, Lotte juga dianggap belum menunjukan gebrakan yang dapat mengkhawatirkan pemain lama.

"Lotte masuk kan mengganti baju Makro, sekarang arahnya memang bermain di pasar hipermarket, tetapi mereka masih transisi, tidak signifikan pengaruhnya terhadap pasar ritel modern yang sudah ada," tambahnya.

Saat ini, pasar retail modern masih berharap pada sisa hari di penghujung 2010 untuk menambah penjualan dan meningkatkan performa masing-masing gerai. "Kami masih menunggu beberapa hari terakhir, karena hari-hari ini yang jadi peak season. masih sangat diharapkan biar bisa meningkat dan penjualan maksimal," imbuh Rudi.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top