Tahitian targetkan penjualan naik 25%

JAKARTA: PT Tahitian Nani International (TNI) Indonesia, perusahaan multi level marketing, menargetkan penjualannya tahun depan tumbuh 25%, di tengah-tengah maraknya persaingan bisnis MLM yang memasarkan makanan kesehatan dan produk kecantikan di Indonesia.Country
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  08:39 WIB

JAKARTA: PT Tahitian Nani International (TNI) Indonesia, perusahaan multi level marketing, menargetkan penjualannya tahun depan tumbuh 25%, di tengah-tengah maraknya persaingan bisnis MLM yang memasarkan makanan kesehatan dan produk kecantikan di Indonesia.Country Manager TNI Indonesia Sartana Ramelan menyatakan optimistis jaringan perusahaan yang berbasis di Provo, Utah, AS, itu bisa mencapai target penjualan tersebut seiring bertambahnya jumlah anggota sehingga perusahaan pun semakin membesar.Upaya memperbesar perusahaan yang belum lama ini merayakan HUT ke-5 itu dilakukan dengan mendongkrak penambahan jumlah anggota dan diversifikasi produk sehingga penjualannya juga meningkat.Dengan sistem organisasi yang mapan dan memberikan manfaat serta keuntungan yang besar kepada anggotanya, dia yakin target pertumbuhan jumlah anggota sebesar 75% dari 70.000 orang menjadi sekitar 125.000 orang tahun depan bisa tercapai."Sejak hadir hingga sekarang, animo masyarakat terhadap produk dan bisnis yang kami tawarkan sangat besar," kata Sartana.Pertumbuhan itu, katanya, dicapai tidak hanya didasarkan pada penjualan produk Tahitian original bioactive beverage saja, tetapi juga berkat penambahan variasi produk dengan rangkaian produk perawatan kulit dan tubuh TePoema dan Moea.Menurut hasil penelitian Jarake Jensen, Direktur Pelaksana Riset & Pengembangan TNI AS, pihaknya menemukan pada noni mengandung banyak iridoid, sebuah bioaktif alami, yang memberikan manfaat pada kesehatan.Tahun depan, Sartana menargetkan perusahaan MLM tersebut dapat meraih pangsa pasar yang besar, sehingga dapat menduduki posisi lima besar di Indonesia setelah Tupperware, CNI, Tianshi, dan Amway. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top