Perusahaan China investasi garmen US$100 juta

JAKARTA: Perusahaan asal China segera merealisasikan investasinya di sektor garmen senilai US$100 juta tahun depan di Karawang, Jawa Barat.
News Editor | 29 Desember 2010 11:50 WIB

JAKARTA: Perusahaan asal China segera merealisasikan investasinya di sektor garmen senilai US$100 juta tahun depan di Karawang, Jawa Barat.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan saat ini satu investor asal China telah memulai pekerjaan fisik berupa pembebasan lahan dan penyediaan infrastruktur dasar, seperti jalan akses menuju rencana komplek pabrik di Karawang.

Menurut dia, perusahaan tersebut siap menggelontorkan dana hingga US$100 juta untuk membangun pabrik garmen di wilayah tersebut.

Sekarang mereka sudah bebaskan lahan dan membangun jalan akses. Mereka siap dengan investasi sekitar US$50 jutaUS$100 juta, katanya hari ini tanpa menyebut nama perusahaan tersebut.

Ade mengatakan investasi tersebut merupakan satu-satunya investor asing yang sudah pasti akan merealisasikan investasi garmen di Indonesia. Namun, tuturnya, sebenarnya terdapat beberapa investor yang memiliki ketertarikan yang sama dengan daerah tujuan investasi yang beragam.

Mereka biasanya datang ke API untuk menanyakan mengenai regulasi, skema retribusi dan perpajakan, perizinan, serta prospek usaha 10 tahun ke depan. Ada investor dari Singapura dan Malaysia yang sudah melakukan kajian dan belum bisa dipastikan apakah mereka jadi berinvestasi atau tidak, ungkapnya.

Selain Karawang, tuturnya, beberapa daerah tujuan investasi di sektor garmen seperti Subang dan Sukabumi di Jawa Barat, Sragen, Demak, Sukoharjo, dan Solo di Jawa Tengah merupakan daerah yang cukup diminati. Investor cukup antusias ke Indonesia karena mereka melihat Indonesia sangat potensial. 9tw

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top