MRT akan investigasi muka tanah

JAKARTA: PT Mass Rapid Transit (PT MRT) akan melakukan investigasi muka tanah (soil investigation) guna mengantisipasi gejala penurunan muka tanah (land subsidence) di kawasan DKI Jakarta mulai awal tahun depan.
Yanto Rachmat Iskandar | 22 Desember 2010 07:47 WIB

JAKARTA: PT Mass Rapid Transit (PT MRT) akan melakukan investigasi muka tanah (soil investigation) guna mengantisipasi gejala penurunan muka tanah (land subsidence) di kawasan DKI Jakarta mulai awal tahun depan.

Investigasi ini memprioritaskan penyelidikan kondisi muka tanah kawasan Gajah Mada-Kota yang diprediksi memiliki kondisi paling labil di antara kawasan koridor MRT lainnya. "Nantinya soil investigation ini dilakukan di sepanjang koridor MRT hingga Kampung Bandan, namun prioritasnya di Gajah Mada sampai Kota yang menurut penelitian kondisi tanahnya paling jelek," ujar Direktur Teknik PT MRT Rachmadi, hari ini.

Rachmadi mengatakan dari hasil kajian sementara, ruas jalan Gajah Mada-Kota memiliki kondisi tanah yang paling buruk, sementara kawasan Lebak Bulus hingga Bundaran HI relatif baik. Untuk itu pihaknya akan melakukan soil investigation di ruas jalan Gajah Mada-Kota di tiap radius 10 meter.

Jika ditemukan adanya unsur ancaman penurunan tanah yang sangat potensial, PT MRT akan melakukan perbaikan muka tanah yang dia sebut dengan istilah soil improvement.

Teknologi soil improvement ini, menurut dia, akan membuat penurunan tanah berjalan lambat dan besaran penurunannya sangat kecil. Hal ini dilakukan supaya nantinya proyek pembangunan MRT maupun operasional MRT berjalan aman.

"MRT harus menghitung berapa waktu yang dibutuhkan untuk terjadinya penurunan itu supaya nantinya semua berjalan secara teknis aman, mengingat usia MRT diharapkan bisa mencapai 120 tahun."

Rencana PT MRT menggelar investigasi muka tanah di sepanjang koridor rute MRT ini, sudah masuk dalam rencana kerja dalam basic design yang akan dilakukan di tahun depan.

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama PT MRT Tribudi Rahardjo yang mengatakan investigasi ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan tanah sepanjang koridor MRT supaya para pengguna alat transportasi massal ini nantinya merasa aman.

Sebagai moda transportasi massal maka keamanan menjadi unsur utama. Safety, availability, maintainability, dan realiability mutlak diletakan pada MRT," ujarnya. (mrp)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup