Daerah diminta pacu program kewirausahaan

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM meminta seluruh jajarannya di provinsi, kabupaten/kota proaktif menyosialisasikan program kewirausahaan yang telah difasilitasi dengan sarana permodalan.
Basilius Triharyanto | 22 Desember 2010 11:36 WIB

JAKARTA: Kementerian Koperasi dan UKM meminta seluruh jajarannya di provinsi, kabupaten/kota proaktif menyosialisasikan program kewirausahaan yang telah difasilitasi dengan sarana permodalan.

Program kewirausahaan, terutama 1.000 Sarjana Wirasusaha Baru, dimulai pada periode 2010. Program ini merupakan agenda prioritas pemerintah yang dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Agus Muharram, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementkop dan UKM mengingatkan program kewirausahaan menjadi terdepan karena sektor formal tidak mampu menyerap tenaga kerja dari strata sarjana (S1).

Jadi, program kewirausahaan merupakan salah satu jalan keluar terbaik. Program ini juga diharapkan bisa mengubah mindset atau cara berpikir mereka yang selama ini hanya terfokus kepada pekerjaan, ujarnya, hari ini.

Setelah menyelesaikan studi S1, lanjutnya, mereka diharapkan tidak lagi menempatkan diri menjadi pencari kerja tetapi mengubah pola pikir menjadi pencipta lapangan kerja bagi orang lain melalui kewirausahaan.

Menurut Agus, pihaknya tetap akan mendorong para sarjana wirausaha jika benar-benar bersedia menjadi pencipta lapangan kerja. Baik dalam hal bimbingan terknis maupun fasilitasi pembiayaan.

Sesuai monitoring yang dilakukan pihaknya, terutama terhadap respon dinas koperasi, serapan dana program kewirausahaan yang disediakan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), masih relatif kecil, karena baru sekitar Rp4 miliar.

"Karena itu kami minta para kepala dinas koperasi di seluruh daerah untuk membantu dan mendorong proses keberhasilan program kewirausahaan, khususnya di tingkat sarjana, sesuai dengan sasaran pemerintah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No.04/Per/M.KUKM/IX/2010 tanggal 23 September 2010, tujuan utama dari program ini adalah menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha dari kalangan sarjana, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitarnya.

Melalui para sarjana, pemerintah optimistis program ini berhasil, karena mengoptimalkan SDM yang terdidik serta memiliki keunggulan kompetitif untuk memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top