TV digital bakal tekan pangsa pasar TV satelit

News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2010  |  07:58 WIB

JAKARTA: Penyelenggara televisi satelit siap bersaing dengan televisi digital free to air atau layanan gratis dalam hal strategi konten meski dalam hal pangsa pasar sedikit tertekan.

Bicara soal TV digital adalah kualitas gambarnya. Namun, hal itu bukanlah yang utama karena yang paling penting adalah dari sisi kontennya, ujar Managing Director Aora TV Guntur S. Siboro kepada Bisnis hari ini.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin meresmikan pemancar siaran digital Lembaga Penyiaran Publik TVRI yang tersebar di tiga lokasi, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Batam.

Ketiga pemancar digital tersebut diresmikan SBY dari auditorium TVRI di Senayan, Jakarta, dihadapan Dirut LPP TVRI Imas Sunarya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

"LPP TVRI merupakan siaran rujukan publik. Semoga dengan lompatan teknologi digital ini akan meningkatkan semangat dan kinerja TVRI menayangkan siaran berkualitas di seluruh Indonesia," kata SBY.

TVRI sendiri telah memulai uji coba siaran digital sejak 2007 di Jakarta dengan satu saluran digital. Kini, siaran digital yang mulai digelar di Jakarta, Surabaya, dan Batam menyediakan empat saluran digital.

Channel satu untuk siaran nasional, channel dua untuk siaran DKI Jakarta, channel tiga untuk dokumenter dan pendidikan, kemudian channel empat untuk olahraga dan pendidikan.

Sementara itu, Gm Pengembangan Bisnis Indosat M2 Hermanudin mengungkapkan TV sateluit tidak akan tergusur oleh TV digital, cuma mungkin pangsanya sedikit tertekan. Tetap saja kelebihan TV satelit adalah pada jangkauan layanannya yang luas.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top