Minapolitan didukung layanan Internet

Muhamad Yamin | 21 Desember 2010 10:18 WIB

PADANG : Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan fasilitas layanan internet kecamatan untuk mendukung gerakan nasional masyarakat minapolitan dalam memenuhi kebutuhan media komunikasi dan informasi seputar pengembangan sektor perikanan dan kelautan tersebut.

Sekjen Kementerian Kominfo Basuki Yusuf Iskandar mengatakan fasilitas internet desa itu untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat minapolitan terhadap perkembangan sektor perikanan dan kelautan serta memperoleh informasi secara cepat terhadap sumber-sumber permodalan di daerah sampai dengan akses informasi pemasarannya.

"Diharapkan fasilitas internet ini akan membantu pelaku usaha di sentra produksi perikanan dan kelautan untuk mendukung program penyuluhan yang akan dioptimalkan mulai tahun depan," katanya seusai penandantanganan penggunaan pusat layanan Internet Kecamatan dan Pencanangan Gerakan Nasional Masyarakat Minapolitan di Padang Pariaman, hari ini.

Menurut Basuki, pengembangan layanan internet kecamatan dengan sistem gerak (mobile) sebagai bagian dari sarana pendukung program penyuluhan perikanan agar terjadi peningkatan diseminasi informasi yang semakin baik bagi masyarakat minapolitan.

Untuk itu, katanya, Kominfo berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur komunikasi dan informasi bagi masyarakat terutama bagi kelompok wirausahaa perikanan yang tersebar di wilayah pesisir.

"Saat ini, sudah ada 5.748 desa yang terlayani fasiltas internet kecamatan dan akan terus ditingkatkan sehingga seluruh desa produktif di Indonesia akan terlayani dengan dukungan teknologi informasi yang memadai."

Kepala Badan Informasi Publik Kementerian Kominfo Freddy H. Tulung menambahkan pengembangan pusat layanan internet dan internet gerak itu sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan minapolitan.

Minapolitan merupakan pengembangan ekonomi secara komprehensif bagi masyarakat di sektor perikanan dan kelautan dengan memenuhi infrastruktur pendukung peningkatan produksi, pendampingan usaha, pengembangan industri pengolahan sampai dukungan teknologi informasinya.

"Dengan layanan internet desa ini masyarakat akan mengakses dengan mudah konten informasi seputar budi daya perikanan, informasi pembiayaan, sampai informasi pemasarannya sehingga pengembangan kewirausahaan bagi pelaku usaha perikanan bisa didorong lebih baik."

Dia menambahkan masyarakat juga akan memperoleh edukasi di bidang teknologi informasi melalui pusat layanan komunikasi dan informasi publik (media center) sehingga masyarakat masyarakat makin mudah mengakses dan membagi informasinya seputar pengembangan sektor perikanan. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top