Minapolitan dorong wirausaha perikanan

Muhamad Yamin | 21 Desember 2010 10:11 WIB

PADANG : Kementerian Kelautan dan Perikanan mencanangkan gerakan nasional masyarakat minapolitan untuk mendorong kesadaran wirausaha masyarakat dengan basis pemberdayaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan di daerah.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan diprioritaskan untuk membantu mengatasi kemiskinan dan keterbelakangan melalui penyuluhan kewirausahaan yang intensif di bidang kelautan dan perikanan.

"Program KKP ini untuk mendorong peran aktif masyarakat pedesaan di sentra produksi di kawasan minapolitan berupa pemberian paket bantuan langsung untuk pengembangan usaha mina pedesaan dan pengembangan usaha garam rakyat," katanya saat pencanangan Gerakan Nasional Masyarakat Minapolitan di Padang Pariaman, Sumbar, hari ini.

Fadel mengatakan tahun ini telah direalisasikan 25.933 bantuan langsung wirausaha bagi pengembangan usaha perikanan pemula di 273 kabupaten. Hal itu, untuk mengejar target Indoensia sebagai produksen terbesar di sektor perikanan dan kelautan pada 2015.

Peningkatan SDM di bidang perikanan harus dilakukan percepatan dengan memfasilitasi terpenuhinya sarjana entrepreneur untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi kawasan melalui gerakan masyarakat minapolitan tersebut.

Saat ini, tercatat 6,5 juta pelaku utama di bidang perikanan dan kelautan di mana 90% bergerak sebagai usaha mikro dengan tingkat pendidikan dan pengetahuan relatif rendah sehingga pengembangan sektor perikanan tidak optimal.

Untuk merangsang penumbuhan wirausaha perikanan itu, KKP akan menyelenggarakan omba kelompencapir mina bahari bagi kelompok budidaya perikanan dan nelayan yang diselenggrakan di 11 provinsi selama Januari-November 2011.

Pada pencanangan itu, KKP memberikan beasiswa pendidikan bagi 25 anak korban bencana Mentawai dan 35 anak korban bencana Merapi serta 15 korban bencana Wasior untuk memperoleh pendidikan di bidang perikanan dan kelautan di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Akademi Perikanan Sidoarjo dan Sekolah Usaha Perikanan Menengah di Pariaman, Kota Agung, Tegal dan Sorong. (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top