Bandung Great Sale jadi unggulan tarik wisman

JAKARTA: Bandung Great Sale menjadi program unggulan Kemenbudpar untuk percepatan mencapai target 7 juta wisman di akhir tahun.
Ria Indhryani | 21 Desember 2010 12:21 WIB

JAKARTA: Bandung Great Sale menjadi program unggulan Kemenbudpar untuk percepatan mencapai target 7 juta wisman di akhir tahun.

"Bandung Great Sale masuk 14 even injury time untuk mendatangkan wisman ke Indonesia terutama Jawa Barat," kata Fathul Bahri, Direktur Promosi Dalam Negri Kemenbudpar.Acara yang berlangsung 21-31 Desember 2010 ini melibatkan sedikitnya 50 industri dari kalangan peritel, hotel, perusahaan penerbangan, restoran, factory outlet, perusahaan transportasi, hingga salon kecantikan dan spa."Program Great Sale akhir tahun sudah biasa diadakan pada akhir tahun namun dengan membuat Bandung Great Sale maka menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar utama Bandung yaitu Singapura dan Malaysia," kata Fathul Bachrie.Berbicara ketika membuka program Bandung Great Sale di Arion Swiss Belhotel, tadi malam, Fathul mengatakan setiap hari Malaysian Airlines melayani rute Bandung-Kuala Lumpur satu kali dan Air Asia tiga kali sehari dengan jumlah penumpang 140 orang setiap penerbangan.Acara yang dihadiri Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Jabar, Herdiwan dan Ubad Bachtiar mewakili Walikota Jabar diharapkan juga dikunjungi wisatawan nusantara yang tahun lalu diperkirakan mencapai 3 juta wisnus.Herdiwan mengatakan wisatawan yang datang bukan hanya dari Malaysia tapi juga Singapura, china, Korea, Jepang, Timur Tengah dan Eropa a.l Belanda, Jerman dan Perancis.Herman Rukmanadi, Ketua Asita Jabar mengatakan acara ini akan menambah eksistensi dan nama Bandung sebagai tujuan wisata Belanja."Event yang diselenggarakan Ditjen Promosi DN Kemendiknas kita harapkan tahun depan lebih terkordinasi dan disiapkan dengan baik sehingga tepat sasaran," kata Herman.Bambang Purnomo, District Sales Manager Malaysia Airline mengatakan Bandung Great Sale diharapkan picu kenaikan load factor di akhir tahun."Load factor di awal Desember sudah 75%jadi kita harapkan bisa mendongkrak lebih tinggi karena orang Malaysia senang ke outlet factory di Bandung," jelasnya. (mfm)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top