Djakarta Lloyd cari investor strategis

JAKARTA: PT Djakarta Lloyd (Persero) mencari investor strategis yang dapat memasok kebutuhan armada untuk kegiatan pengangkutan batu bara ke sejumlah PLTU di Indonesia.
Tisyrin Naufalty Tsani | 20 Desember 2010 09:16 WIB

JAKARTA: PT Djakarta Lloyd (Persero) mencari investor strategis yang dapat memasok kebutuhan armada untuk kegiatan pengangkutan batu bara ke sejumlah PLTU di Indonesia.

Presiden Direktur PT PT Djakarta Lloyd Bambang Sudarsono mengatakan sejumlah investor strategis sudah berkomitmen memasok kebutuhan armada baik jenis tongkang maupun bulk carrier.

Menurut dia, investor tersebut ada yang berasal dari dalam negeri, tetapi ada juga dari luar negeri. Kami masih terus mencari investor strategis untuk proyek pengangkutan batu bara itu, katanya kepada Bisnis, hari ini.

Dia menjelaskan sejak awal perseroannya sudah mendapatkan lampu hijau dari PLN yang akan memberikan kontrak pengangkutan sebanyak 5 juta ton batu bara dalam rangka restrukturisasi perseroan.

Dalam rencananya perseroan tersebut akan memasok batu bara ke empat pembangkit yakni PLTU Labuan di Provinsi Banten, PLTU Labuan Angin di Sumatra Utara, PLTU Pacitan di Jawa Timur dan PLTU Pelabuan Ratu di Jawa Barat.

PLTU Labuan, Banten didesain berukuran 2x300 mega watt (MW) dan memerlukan pasokan batu bara sebanyak 1,90 juta ton per tahun, sedangkan PLTU Labuan Angin, Sumatra Utara didesain berukuran 2x200 MW dengan kebutuhan batu bara sebanyak 0,5 juta ton per tahun.

Adapun PLTU Pacitan, Jawa Timur didesain berukuran 2x300 MW dengan kebutuhan pasokan batu bara sebanyak 1,90 juta ton, sedangkan PLTU Pelabuhan Ratu, Jawa Barat berkapasitas 3x300 MW dan memerlukan batu bara sebanyak 2,86 juta ton per tahun.

Hingga saat ini belum diketahui nilai kontrak pengangkutan tersebut, tetapi berdasarkan tarif angkutan (freight) saat ini yakni sekitar Rp110.000 per ton, maka Djakarta Lloyd berpeluang meraup Rp550 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top