PU & JICA kerja sama tangani banjir Jabodetabek

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Japan International Cooperation Agency (JICA) meningkatkan kerja sama penanganan banjir di Jabodetabek.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  11:58 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Japan International Cooperation Agency (JICA) meningkatkan kerja sama penanganan banjir di Jabodetabek.

Peningkatan yang akan dilakukan berupa percepatan realisasi empat proyek penanganan banjir yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Belanda, International Bank for Reconstruction and Development, dan Bank Pembangunan Asia (ADB).Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mochamad Amron mengatakan akan mengoordinasikan keempat proyek tersebut agar bisa berjalan lebih baik, efisien dan efektif dalam menangani masalah banjir yang saat ini potensinya masih tinggi.Untuk itu, mereka akan membentuk tim pendamping proyek penanganan bencana termasuk banjir yang akan ditempatkan di masing-masing wilayah, yang akan membantu dan mengawasi kegiatan penanganan bencana disetiap daerah. Nantinya, di masing-masing proyek akan ditempatkan 30 anggota tim pendamping yang berasal dari berbagai sektor, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, kabupaten, dan kota.Counterpart ini nantinya akan membantu bukan hanya dari aspek alih teknologi, tetapi juga dari kebersamaan, kerja sama dan koordinasi dalam menghasilkan produk yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pembangunan terutama yang berkaitan dengan penanganan bencana di Tanah Air," ujar Amron, hari ini.Dengan adanya kerja sama dan koordinasi tersebut, diharapkan konsep pengelolaan sumber daya air dan penanganan bencana akan lebih terpantau dan mudah diterapkan.Sementara itu, Direktur Sungai dan Pantai Ditjen SDA Pitoyo Subandrio mengatakan keberadaaan tim pendamping itu nantinya juga ditujukan untuk merumuskan pola pengelolaan banjir secara terpadu. Adapun penyusunannya akan bekerja sama dengan JICA.Pasalnya selama ini, pemerintah belum memiliki pola pengendalian banjir secara terpadu yang dapat meminimalisir potensi banjir yang terjadi di Tanah Air. (zuf)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top