Heritage Air siap terbang

BANDUNG: Kagum Group bersama mitranya Kemuning Group asal Malaysia segera merealisasikan Heritage Air, maskapai yang melayani penerbangan Kota Bandung dengan dua kota di Malaysia, Malaka dan Kuala Terenggangu.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Desember 2010  |  14:25 WIB

BANDUNG: Kagum Group bersama mitranya Kemuning Group asal Malaysia segera merealisasikan Heritage Air, maskapai yang melayani penerbangan Kota Bandung dengan dua kota di Malaysia, Malaka dan Kuala Terenggangu.

Presdir Kagum Group Henry Husada mengemukakan menurut rencana landing perdana Heritage Air dijadwalkan berlangsung pada akhir 2010 atau pada awal 2011 di Bandara Husein Sastranegara Bandung. "Persiapannya sudah matang, tinggal menunggu penuntasan perizinan di Indonesia dan Malaysia," katanya hari ini.Untuk pelayanan perdana tersebut, perusahaan gabungan itu menyiapkan dua unit pesawat lansiran British Aerospace (Bae) dengan kapasitas 98 penumpang. Akan tetapi, dia tidak menyebut rinci data teknis pesawat. Heritage Air, katanya, akan melayani penerbangan sebanyak dua kali dalam sehari."Animo konsumennya cukup tinggi. Kami memprediksikan tingkat okupansinya akan mencapai 100% pada setiap kali penerbangan," katanya.Ketika ditanya nilai investasi yang ditanamkan ke bisnis tersebut, Henry menolak rinciannya. Akan tetapi, kedua perusahaan menanggung beban yang sama dalam investasi penerbangan itu. Menurut dia, proses penjajakan kerja sama antarperusahaan memakan waktu enam bulan dan berjalan tanpa hambatan sama sekali."Kami menilai bisnis penerbangan Bandung-Malaysia bagus sebab pasarnya masih terbuka luas. Mereka [orang Malaysia] menjadikan Bandung sebagai rumah kedua," katanya.Henry mengatakan dalam mengemas bisnis penerbangan itu, perusahaan juga mengoptimalkan bisnis properti dan toko belanja yang dia miliki. Perusahaan, katanya, akan memberikan bonus tertentu berupa diskon kepada pengguna maskapai ketika menginap di hotel dan berbelanja pada sejumlah factory outlet pada grup perusahaan."Upaya ini juga merupakan dorongan untuk meningkatkan perekonomian Jabar, terutama dari sisi pariwisata," katanya.Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengemukakan penebalan landasan Bandara Husein Sastranegara dijadwalkan rampung pada akhir tahun. Penebalan landasan tersebut, katanya, akan mendorong jumlah trafik penerbangan di bandara secara signifikan.Menurut dia, beberapa maskapai dikabarkan akan mengganti pesawatnya dengan kapasitas yang lebih besar, dari seri Boeing-747 ke Airbus-320. "Beberapa rute penerbangan baru juga akan dibuka setelah penebalan landasan tersebut," katanya.Rute penerbangan baru yang berpeluang dibuka a.l Bandung-Bangkok, Bandung-Brunei Darussalam, dan Bandung-Hongkong. "Dengan penambahan rute baru berarti Bandung atau Jabar akan semakin ramai oleh wisatawan," ujarnya.(bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top