Konstruksi rel KA Kalteng awal 2012

JAKARTA: Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pembangunan konstruksi proyek rel KA Batubara di Kalimantan Tengah dapat dimulai pada awal 2012, sehingga target operasional KA bisa sesuai rencana.Kepala Pengembangan Kerjasama
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 19 Desember 2010  |  08:09 WIB

JAKARTA: Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pembangunan konstruksi proyek rel KA Batubara di Kalimantan Tengah dapat dimulai pada awal 2012, sehingga target operasional KA bisa sesuai rencana.Kepala Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta Bappenas Bastary Pandji Indra mengatakan saat ini sudah ada empat perusahaan yang lolos dari prakualifikasi tender dari 22 perusahaan yang mendaftar sejak tender dibuka Oktober 2010.Dia mengatakan empat perusahaan itu yakni berasal dari investor lokal, Jepang, Inggris dan China. "Pemenangnya akan diumumkan pada Juni 2010, kemudian dilanjutkan dengan DED selama 6-7 bulan, baru kemudian dilanjutkan dengan konstruksi awal 2012," ujarnya akhir pekan lalu.Sebelumnya, keempat perusahan tersebut diharuskan menyerahkan dokumen request for proposal (RFP) pada Februari 2011, sebelum dilanjutkan pada tahap kualifikasi calon pemenang lelang mega proyek tersebut. Dia sendiri mengaku optimistis jika proyek dengan skema pembiayaan kerjasama pemerintah swasta itu dapat direalisasikan sesuai dengan jadwal. Apalagi, menurutnya investor yang tertarik untuk mengembangkannya cukup banyak karena nilai investasi dan bisnis di kawasan tersebut cukup tinggi.Bastari menjelaskan keberadaan rel KA itu akan meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas kegiatan perkebunan di kawasan Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Selain itu dengan adanya fasilitas rel KA itu akan mempercepat distribusi dan pasokan hasil perkebunan serta pertumbuhan ekonomi dikawasan tersebut. Berdasarkan rencana, pengembangan Kereta Api batubara Kalimantan Tengah tersebut akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Dalam data makalah rencana proyek menyebutkan pembangunan tahap 1a merupakan pembangunan kereta api Puruk Cahu-Bangkuang sepanjang 185 km, dan tahap 1b yakni pembangunan Kereta api Bangkuang-Lupak sepanjang 175 km. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top