Omzet ritel naik 25% jelang Natal & Tahun Baru

JAKARTA: Pengusaha ritel optimistis musim belanja menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru 2011 dapat mendongkrak omzetnya hingga lebih dari 25% untuk menutup nilai penjualan rendah selama beberapa bulan sebelumnya.
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 18 Desember 2010  |  23:22 WIB

JAKARTA: Pengusaha ritel optimistis musim belanja menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru 2011 dapat mendongkrak omzetnya hingga lebih dari 25% untuk menutup nilai penjualan rendah selama beberapa bulan sebelumnya.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Rudy Sumampouw mengatakan peritel menjadikan musim belanja menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai masa panen terbesar kedua setelah hari raya Idul Fitri untuk meningkatkan total penjualannya."Pengusaha ritel berharap dengan penuh optimistis musim belanja menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru menjadi event terbesar kedua setelah hari raya Lebaran akan mencapai peningkatan omzet minimal 25%," katanya di Jakarta hari ini.Dia mengatakan pengusaha ritel melakukan berbagai strategi untuk menarik sebanyak mungkin konsumen datang dengan berbagai produk berkualitas, menyediakan berbagai hadiah langsung, fasilitas diskon harga dan kegiatan hiburan menarik bernuansa Natal dan Tahun Baru.Pengusaha ritel berkepentingan menyiapkan event sepesial menjelang Natal dan Tahun Baru, karena peningkatan omzetnya paling sedikit 25% itu diharapkan dapat menutupi angka pendapatan usaha turun pada bebearapa bulan sebelumnya."Masing-masing pengusaha ritel mempunyai strateginya sendiri untuk menarik pengunjung selama musim belanja menyambut Natal dan Tahun Baru dengan sasaran utama mendongkrak omzet hingga mencapai lebih dari 25% tersebut," ujarnya.Rudy menjamin kerja keras para pengusaha ritel dalam usahanya mendongkrak omzetnya minimal 25% selama musim panen menyambut hari raya tersebut tetap dilakukan dengan cara yang benar sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Gerai dan outlet di dalam mal dan pusat perbelanjaan telah ditata bagian dalam dan luar bangunan dengan hiasan bernuansa Natal dan Tahun Baru seperti Pondok Indal Mal, Gandaria City, Senayan City, Plaza Senayan, Plaza Fx, Grand Indonesia, dan Plaza Indonesia. Sementara itu Ketua Umum DPD Aprindo Kepulauan Riau Gerardis Gemuruh Tarijan mengatakan pengusaha ritel di wilayah Pemprov Kepulauan Riau, khususnya di Batam, tidak ketinggalan untuk menyiapkan event spesial menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2011."Tujuan kami menyiapkan event spesial menyambut Natal dan Tahun Baru itu untuk menyenangkan konsumen yang berkunjung dan tentunya diharapkan akan meningkatkan omzet hingga lebih dari 20%," katanya. Gerardis mengatakan konsumen ritel di wilayah Pemprov Kepulauan Riau tidak hanya masyarakat daerah setempat, tetapi juga banyak yang berasal dari Singapura untuk membeli produk pangan, fasion, dan elektronik yang ternyata harganya lebih kompetitif.Konsumen ritel di Batam dan daerah Kepualaun Riau lainnya bukan hanya masyarakat setempat, tetapi juga dari Singapura yang memang jarak dari negara kepulauan itu tidak terlalu jauh, dapat ditempuh dengan kapal cepat.(msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top